MEDAN, Sumutpost.id – Sejumlah kader dipanggil DPP Partai Demokrat ke Jakarta buntut kehadiran mereka di sidang Ketua DPD Sumut Lokot Nasution sebagai saksi kasus dugaan korupsi jalur kreta api DJKA di Pengadilan Tipikor Medan. Pemanggilan itu disebut untuk klarifikasi para kader.
Berdasarkan informasi diterima wartawan, Selasa 28 April 2026, sejumlah kader Partai Demokrat di Sumut yang dipanggil ke DPP, salah seorangnya Kepala BPOKK DPC Partai Demokrat Medan Mikhael Siregar ST.
Pemanggilan sejumlah kader tersebut sesuai dengan surat DPP nomor: 142/INT/DPP.PD/IV/2026, yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.
Sejumlah kader yang dipanggil DPP Partai Demokrat untuk dimintai klarifikasi kepada tim klarifikasi yang beranggota tiga orang, yaitu Wakil Sekjen Syahrial Nasution, Kepala BHPP Muhazir, dan Deputi Bappilu Anis Fauzan.
Pemeriksaan para kader tersebut terkait kehadiran mereka berseragam partai di Pengadilan Tipikor Medan untuk memberikan dukungan moral kepada majelis hakim agar transparan mengadili pihak pihak yang terlibat dalam kasus korupsi jalur kereta api dengan saksi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution.
Para kader dijadwalkan diperiksa di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa 28 April 2026, pukul 10.00 WIB kemarin sampai dengan selesai.
Kepala BPOKK DPC Partai Demokrat Medan Mikhael Siregar yang dikonfirmasi membenarkan pemanggilan sejumlah kader partai untuk dimintai klarifikasi oleh DPP Partai Demokrat.
“Memang ada sejumlah kader partai yang dipanggi ke DPP. Saya sebenarnya mau berangkat, tetapi karena sesuatu hal saya batalkan berangkat,” ucap Mikhael.
Mikhael juga mengaku sudah berada di Bandara Kualanamu pada Senin 27 April 2026, untuk berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan dari DPP Partai Demokrat.
“Di luar logika politik saya, sangat tidak masuk akal situasi yang saya hadapi hari itu, ada informasi yang tidak singkron saya dapat dari DPP, makanya saya batalkan keberangkatan dan langsung balik dari bandara,” katanya.
Sampai dengan saat ini informasi sejumlah kader Partai Demokrat di Sumut yang dipanggil DPP Partai Demokrat terkait saksi Lokot Nasution di persidangan kasus korupsi jalur kereta api DJKA belum diketahui hasilnya. (msp)








