IKLAN

Operasi Katarak PTAR: Bersama Orangtua Bocah 9 Tahun Tempuh Perjalanan 12 Jam Demi Bisa Baca Buku dan Main Bola

Director & CFO PT Agincourt Resources Noviandri (kanan) menyerahkan bingkisan berupa alat tulis dan bola kepada Mustofa Harahap, 9 tahun (tengah), yang baru menjalani operasi katarak, Senin (9/9/2024). (Dok: PTAR for Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Banyak sekali kisah menggembirakan yang dialami penderita katarak setelah menjalani operasi katarak. Salah satunya, Mustofa Harahap (9 tahun) yang baru saja menjalani operasi katarak di RS Mencirim 77 Medan pada Minggu (8/9/2024).

Ditemani orangtuanya, ia menempuh perjalanan hampir 12 jam dari rumah mereka di Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan, menuju Medan. Tujuannya satu, yakni menyembuhkan mata katarak Mustofa.

BACA JUGA..  Agincourt Resources Siap Bentuk Generasi Emas Batang Toru melalui Program Belajar Terfokus

“Kemarin operasi, aku enggak takut. Ternyata cuma sebentar dan enggak sakit. Kalau mataku sudah terang, aku mau main sepakbola lagi, baca buku pelajaran nanti juga bisa jelas,” ujarnya.

Tidak hanya Mustofa, Amrin (58 tahun), warga Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, mengaku senang mengikuti operasi katarak. Lima tahun lamanya, Amrin yang sehari-hari bekerja di peternakan ayam menderita katarak. Alhasil, kegiatannya saban hari cukup terganggu, padahal ia satu-satunya tulang punggung keluarga.

BACA JUGA..  Menemui Juara Ulya Tafsir MTQ Tapsel, Penerima Umrah PT Agincourt Resources: 'Sejak Dini Sudah Dikader jadi Ulama'

“Setelah operasi ini penglihatan saya pasti lebih terang, bisa bekerja lebih baik lagi, jelas melihat orang lain, dan bisa mengendarai sepeda motor untuk bekerja,” ucapnya. (msp)