IKLAN
DAERAH  

Lapas Binjai Satukan Tekad Bersih Dari Narkoba

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Binjai. (Ist/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Binjai, terus melakukan pembinaan dengan aktifitas positif baik kerohanian, sosial juga kebersihan dan kesehatan (Medis) buat Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Selain gotong royong, WBP sibuk melakukan aktiftas kerajinan tangan lainnya. Semua ini dilakukan sesuai dengan komitmen Lapas, ‘satu tekad bersih dari narkoba.

“Tugas kita sesuai dengan tupoksi dan tidak terlepas dari SOP, terus saja melakukan pembinan yang positif,” jelas Kesie Kamtib dan Humas LP Kelas II-A Binjai, Serikat Sembiring, Jalan Gatot Subroto  Bandar Sinembah Binjai, Jumat (11/07).

BACA JUGA..  Lapas Kelas IIA Binjai Tancap Gas Berantas Halinar, APH Turun Razia Malam Hari

Dalam pembinaan tidak lah semudah membalikkan telapak tangan, akan tetapi semua itu akan menjadi sederhana bila tugas yang diamanahkan itu dilakasanakan dengan iklas, jujur dan transparan sehingga tindakan persuasif akan mengarah menjadi edukatif.
“Mereka juga sama sama dengan kita, hanya saja persoalan tempat dan nasib, namun tugas kita sebagai abdi nergara, bagaimana cara agar konsep memuliakan sesama dapat terlaksana dengan baik,” kata Serikat.

BACA JUGA..  Bupati Asri Ludin Tambunan Bersama KONI Deliserdang Berbagi Takjil di Tanjungmorawa

Selain itu jelas Serikat, ada jadwal rutin pihak Lapas bekerja  sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk pemeriksaan urine semua WBP, dan  kerja sama terus dilakukan guna pencegahan dini kontaminasi narkoba.

“Pemeriksaan uriene tetap saja dilakukan agar mereka warga binaan  tidak  terkonasminasi dengan narkoba, ujar Serikat.
Di samping itu, pihak Lapas menyediakan waktu berkunjung, ruangan dan tempat untuk bekumpul keluarga.

BACA JUGA..  Wakil Walikota Binjai Lantik Asisten I Putri Syawal Sembiring di Pasar Tavip

Pihak Lapas juga menyiapkan ustad untuk mengisi ceramah ketika WBP melaksanakan jumatan. Sedangkan ibadah minggu juga dihadirkan pendeta.

Hal ini adalah bagian terpenting bagi WBP untuk lebih mengedepankan ibadah sebagai pendekatan diri kepada Tuhan. (msp)