LUBUK PAKAM, Sumutpost.id – Bupati dr Asri Ludin Tambunan menargetkan dua minggu kedepan inflasi Kabupaten Deliserdang akan turun dari angka 6,81 persen. Berbagai langkah konkrit pun dilakukan untuk mencapai target tersebut, salah satunya dengan mendirikan Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (TOPPIS).
Hal itu disampaikan Bupati menjawab pertanyaan Sumutpost.id usai acara pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang Dedi Maswardy Ssos.MAP di Aula Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (9/19/2025).
Kepada media ini, Bupati menjelaskan, target pengendalian inflasi dalam dua minggu kedepan semakin konkrit dengan dilantiknya Sekda. Disebutkan, sebagai pimpinan tertinggi ASN, Sekda diharapkan dapat mengitegrasikan semua dinas bergotong royong untuk mencapai tujuan menormalkan inflasi.
“Inilah yang saya bilang, kita membentuk satu timwork yang baik. Jadi selama 8 bulan kepemimpinan kita ini memang belum semua kepala dinas kita paham tugas pokok fungsinya. Sekarang ini dengan kepemimpinan pak Sekda yang baru, harapan mencapai target turunkan inflasi semakin kuat,” ujar Bupati Asri Ludin Tambunan.
Masih Bupati, katanya, “Kita sudah bergerak nyata menyikapi inflasi ini. Semalam kita sudah membentuk toko inflasi. Tidak hanya satu titik, tapi di empat titik sekaligus. Dan kita hari ini sudah memasukkan 100 kg cabai di setiap titik toko inflasi dengan harga Rp70 ribu per kilo,” jelas Bupati.
“Kita langsung ke petani, langsung kita bawa ke toko-toko inflasi kita. Kita harapkan seminggu kita kerja ini harga cabai akan turun, inflasi mudah mudahan dalam satu atau dua minggu ini juga turun,” ujar Bupati.
Selanjutnya, Bupati yang akrab disapa dr Aci ini juga menerangkan bahwa untuk jangka panjang berbagai kawasan akan dimaksimalkan menjadi sentra penghasil komoditas pangan.
“Untuk jangka panjang semua kawasan-kawasan yang diperlukan agar terjadi kemandirian kedaulatan pangan di Kabupaten Deliserdang ini,” tegas Bupati mengakhiri. (msp)







