BALIGE, Sumutpost.id – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige, David Nicolas menghadiri peresmian dan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Polres Toba yang diresmikan langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ny Mona Whisnu Hermawan, Kamis 20 November 2025.
Kehadiran orang nomor satu di Rutan Balige pada peresmian SPPG 1 tersebut, sebagai bukti dukungan penuh pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dilaksanakan di Polsek Balige.
Kehadiran Kapolda Sumut disambut langsung oleh Karutan Balige bersama Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga; Pj Sekda Kabupaten Toba, Paber Napitupulu; Kasdim Kodim 0210/TU, Mayor A.S. Butarbutar; beserta pimpinan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Toba dan tamu undangan lainnya.

Peresmian SPPG ini menjadi langkah awal pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Toba. SPPG 1 Polres Toba merupakan SPPG pertama yang hadir di Kabupaten Toba dan berada di bawah naungan Yayasan Bhayangkari yang akan akan melayani 11 sekolah mulai tingkat TK hingga SMA/SMK, dengan total sekitar 3.176 pelajar penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah beroperasi 39 dari total 117 SPPG yang akan dibangun di seluruh Sumatera Utara sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
Karutan Balige, David Nicolas, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap hadirnya SPPG 1 Polres Toba dalam menyokong program MBG yang selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat dan produktif.

“Kami sangat mendukung program Makan Bergizi Gratis ini. Kehadiran SPPG di Kabupaten Toba menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang baik. Rutan Balige siap bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap program yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada pelajar SMP–SMA dan relawan SPPG Polres Toba, serta penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai tanda peresmian operasional SPPG. Acara ditutup dengan peninjauan langsung fasilitas dapur untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum digunakan dalam pelayanan pemenuhan gizi anak. (msp)







