IKLAN

DAERAH  

Bupati Tapteng Gandeng STPK Matauli Kembangkan Ekonomi Biru, Rokhmin Dahuri Soroti Potensi Besar Pesisir

Bupati dorong kolaborasi mengoptimalkan potensi ekonomi biru. (ist/sumutpost.id)

TAPTENG, Sumutpost.id – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mendorong kolaborasi strategis dengan Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan (STPK) Matauli untuk mengoptimalkan potensi ekonomi biru (blue economy) di wilayah pesisir.

Hal itu disampaikan Masinton saat menghadiri Studium Generale bertema Positioning Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Matauli serta Alumninya dalam Pembangunan Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas 2045 di Kampus STPK Matauli, Pandan, Kamis 9 Juli 2026.

BACA JUGA..  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Budayakan Menabung Sejak Dini

Masinton mengatakan, Tapteng memiliki garis pantai sekitar 200 kilometer dengan potensi kelautan yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, pemerintah daerah ingin membangun sinergi dengan STPK Matauli untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

“Potensi kelautan Tapanuli Tengah sangat besar. Melalui kolaborasi dengan STPK Matauli, kami ingin mendorong pengelolaan yang lebih modern dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujar Masinton.

BACA JUGA..  Bupati Tapteng dan Kepala Daerah Lainnya dari PDIP Akan Ikuti Retreat: Masi Menunggu Arahan Ketum PDI-P

Pada kesempatan itu, pakar kelautan sekaligus Anggota DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menilai Tapanuli Tengah memiliki peluang besar menjadi pusat ekonomi biru di Pantai Barat Sumatra.

Ia merekomendasikan tiga prioritas pembangunan dalam tiga hingga lima tahun ke depan, yakni pengembangan budidaya lobster, udang vaname, dan rumput laut; hilirisasi industri perikanan tangkap melalui pembangunan industri pengolahan; serta pengembangan pariwisata bahari berkelas dunia dengan peningkatan fasilitas dan konektivitas.

BACA JUGA..  PT Lonsum Serahkan 75 Ha Lahan Eks HGU ke BPN Deli Serdang Disaksikan Wabup 

Menurut Rokhmin, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk mengubah potensi kelautan Tapanuli Tengah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045. (msp)