TANJUNGBALAI, Sumutpost.id – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima kunjungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Republik Indonesia yang diwakili oleh Fauzi Ananda selaku Ketua Tim Pandu Literasi Digital Segmen Masyarakat Umum dan Anak Kemenkomdigi di ruang kerja Wali Kota Tanjungbalai pada hari Selasa (28/7/26).
Tujuan dari kunjungan Kemenkomdigi tersebut adalah bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kecakapan digital masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat sekarang ini.
Bersama Wali Kota Tanjungbalai, turut juga hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi, Kepala Dinas Kominfo Indra Adiguna, Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting Suka dan Kepala Dinas DP3A-PM Irma Suryani.
Dalam pertemuan tersebut, Fauzi menjelaskan bahwa Program Literasi Digital Tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, aman, produktif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat digital, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang etika bermedia, keamanan digital, serta kemampuan memilah dan menyaring informasi yang beredar di ruang siber.
“Keterlibatan dari berbagai pihak, termasuk Pemko Tanjungbalai, sangat diperlukan agar edukasi literasi digital dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Lembaga pendidikan, Satuan Pendidikan dan berbagai forum pembinaan masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan literasi digital yang sejalan dengan nilai-nilai moral dan pendidikan ditengah perkembangan teknologi saat ini”, ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh tim Kemenkomdigi tersebut. Ia juga mengapresiasi upaya dari pemerintah pusat dalam mempersiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan etika dan tanggung jawab sosial.
“Literasi digital saat ini menjadi kebutuhan utama bagi semua kalangan. Pemanfaatan teknologi harus dibarengi dengan nilai-nilai edukasi dan literasi, sehingga masyarakat tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga bijak dalam menggunakan media dan informasi yang diperoleh”, ujar Mahyaruddin Salim.
Ia juga menegaskan, bahwa Pemko Tanjungbalai siap mendukung berbagai program edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membangun budaya digital yang sehat dan berintegritas. Katanya, melalui jaringan satuan pendidikan, lembaga pendidikan, serta lembaga kemasyarakatan lainnya, pesan-pesan literasi digital diharapkan dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif.
“Atas adanya kunjungan ini, diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara Pemko Tanjungbalai dan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam mendukung implementasi Program Literasi Digital Tahun 2026. Melalui sinergi tersebut, diharapkan terwujud masyarakat yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital sesuai dengan nilai-nilai agama dan kebangsaan” , pungkas Wali Kota Mahyaruddin Salim. (msp)







