IKLAN

Duka Mendalam Kecelakaan Maut Sibolangit: Bapak, Mamak dan Sepupu Tewas Saat Antar Adik Kuliah ke Jambi

Suasana kacau dan mencekam di lokasi kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Jumat 17 Juli 2026 sekira pukul 10.30 WIB. (Daris Kaban/Sumutpost.id)

SIBOLANGIT, Sumutpost.id – Kecelakaan maut di Sibolangit beberapa hari lalu, meninggalkan cerita miris dan duka mendalam bagi Roma Sitinjak. Bapak, mamak, sepupunya tewas ditempat. Sementara tiga saudara kandungnya yang lain kritis.

Kemarin, gadis berusia 21 tahun, putri korban tewas pasangan Heppi Sitinjak (60) dan Dinaria Manik (60), mengatakan jika rombongan kedua orangtuanya hendak pergi mengantar adiknya kuliah ke Jambi.

Katanya, rombongan berangkat dari Kampung Juma Gunung, Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Dairi.

Rencananya, rombongan berangkat ke Jambi dengan menggunakan bus dari Medan.

“Adik saya baru lulus di salah satu universitas negeri di Provinsi Jambi,” kata Roma, Jumat (17/7/2026) malam.

Roma menjelaskan, rombongan berjumlah 6 orang yakni ayah dan ibunya (keduanya tewas), sepupunya bernama Samsir Sitinjak (30), juga tewas.

Lalu adiknya bernama Gabe Roida Sitinjak (18) yang akan kuliah di Jambi, mengalami luka berat.

Adik bungsunya, Five Sitinjak (11-kritis) serta abangnya bernama Rinto Sitinjak (23-luka berat).

“Sekitar pukul 09.00 WIB kami masih bercanda. Saya tanya keberadaan mereka, bahkan ayah masih sempat tertawa saat kami teleponan,” katanya.

BACA JUGA..  Pengendara Sepeda Motor Tewas Mengenaskan Dilindas Truk di Medan

Namun sekitar sejam kemudian, Roma menerima kabar dari kawannya yang bekerja di Hilpark Sibolangit, perihal kecelakaan maut itu.

Tak lama, Roma melihat unggahan temannya tersebut di media sosial. Sesaat memperhatikan, Roma mengenali salah satu korban yakni sopir rombongan keluarganya, yakni Pebrianto Siburian.

Untuk memastikan kebenaran atas yang dilihat dari unggahan kawannya, Roma langsung menghubungi keluarga yang ikut rombongan. Tapi tak seorang pun menjawab panggilan teleponnya.
Kabar kematian kedua orang tuanya akhirnya diperoleh dari abang kandungnya bernama Raden yang menetap di Medan.

BACA JUGA..  Kantor Desa Ketawaren Seperti Hutan, Camat Juhar dan Kades Bungkam Saat Dikonfirmasi

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Jumat 17 Juli 2026 sekira pukul 10.30 WIB. Truk pengangkut air mineral menuju arah Kota Medan alami rem blong menjadi penyebabnya. Peristiwa nahas ini melibatkan 7 unit kendaraan dan mengakibatkan korban jiwa. (msp)