TAPTENG, Sumutpost.id – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan pascabencana.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin upacara hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Tapteng, Selasa (17/3/2026), di Lapangan Sepak Bola GOR Pandan.
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan bahwa kondisi Ramadan tahun ini berbeda karena diwarnai situasi kebencanaan yang masih berlangsung. Ia menyebutkan, banjir telah terjadi beberapa kali, yakni pada 25 November 2025, serta 11 dan 16 Februari 2026 di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Tukka dan sekitarnya.
“Seluruh upaya penanganan telah kita lakukan secara kolaboratif, mulai dari masa tanggap darurat hingga kini memasuki masa transisi pemulihan. Keterlibatan pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga pihak swasta menjadi kunci dalam percepatan penanganan,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya akurasi dan keseriusan dalam pendataan penerima bantuan, seperti Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Jaminan Hidup (Jadup).
Ia meminta agar data benar-benar diverifikasi secara faktual agar bantuan tepat sasaran.
“Korban terdampak harus menjadi prioritas utama. Pendataan tidak boleh asal, harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika kita bekerja dengan ikhlas dan profesional, pelayanan kepada masyarakat akan berjalan optimal,” tegasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, Sekretaris Daerah Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, serta jajaran ASN di lingkungan Pemkab Tapteng. (msp)







