IKLAN IKLAN
DAERAH  

Bupati Mutasi Kadisdik Deliserdang, Para Kabid Nakal Diyakini Menyusul

Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan didampingi Wabup Lom Lom Suwondo, SS saat memimpin pelantikan Yudi Hilmawan sebagai Kadispora, usai sebelumnya dicopot dari Kadisdik. (Diskominfo Ds for Sumutpost.id)

LUBUK PAKAM, Sumutpost.id – Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan resmi memutasi jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) dari Yudi Hilmawan, Senin 25 Agustus 2025. Pemutasian ini diyakini para pihak akibat banyaknya pemberitaan negatif dinas tersebut selama kepemimpinan Yudi Hilmawan.

Usai dimutasi, Yudi Hilmawan sekaligus dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) di Balairung Pemkab Deliserdang, dipimpin Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Pelantikan kali ini terasa berbeda dari beberapa pelantikan pejabat sebelumnya di lingkup Pemkab Deliserdang. Dengan digesernya Yudi Hilmawan dari Dinas Pendidikan, langsung mengundang banyak reaksi di masyarakat, terlebih para pemerhati pendidikan dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

Menurut mereka, Bupati Asri Ludin Tambunan sudah mengambil kebijakan yang tepat dengan memutasi Yudi Hilmawan. Karena, sudah sangat banyak kebobrokan di Dinas Pendidikan selama Yudi Hilmawan memimpin.

Seperti belakangan ini, ramai pemberitaan media yang menyorot kelakuan beberapa Kepala bagian (Kabid) yang diduga melakukan perbuatan melanggar hukum untuk memperkaya diri sendiri atau kelompoknya.

BACA JUGA..  Pemuda Milenial Tabagsel Puji Program Layanan Kesehatan PAS PULA Bupati Asri Ludin Tambunan

Bahkan, patut diduga juga, bahwa perbuatan para Kabid tersebut tidak terlepas dari persetujuan Yudi Hilmawan sebagai pimpinan tertinggi di dinas tersebut.

Sesuai data Sumutpost.id, dibawah ini beberapa kasus di Dinas Pendidikan yang menyita perhatian masyarakat luas, seperti:

1. Guru di STM Hilir menghukum murid dengan Squad Jump (Lompat Jongkok) 100 kali mengakibat siswanya tewas

2. Kepala sekolah SDN di Sentis Percut Sei Tuan membakar warga karena mencuri ubi dari ladangnya

3. Kabid SMP merangkap jabatan sebagai Pelaksana tugas (Plt) di 3 sekolah dasar negeri

4. Kabid GTK merangkap jabatan sebagai Pelaksana tugas (Plt) di 4 sekilah dasar negeri.

“4 kasus ini baru yang terkuat ke permukaan. Tidak menutup kemungkinan para pejabat lainnya di Disdik Deliserdang ini juga melakukan perbuatan kongkalikong untuk memperkaya dirinya atau kelompoknya,” ujar Hasan Basri Siregar selaku Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Deliserdang kepada wartawan, usai mengikuti pelantikan Yudi Hilmawan, Senin pagi 25 Agustus 2025 di Lubuk Pakam.

BACA JUGA..  Moettaqien Hasrimi Komit Dukung Kegiatan Wartawan di Tebingtinggi

Masih pria yang akrab disapa Hari’S ini, katanya, banyak pihak mempertanyakan kebijakan Yudi Hilmawan selaku Kadis dengan menempatkan Kabidnya sebagai Plt kepala sekolah.

“Apa ia, guru yang berkompeten di Deliserdang tidak ada lagi yang pantas diposisikan sebagai Plt kepala sekolah? Ini sangat aneh kebijakan Kadis yang satu ini. Kita dipaksa menduga bahwa Yudi melakukan itu untuk mendapatkan sesuatu dari sekolah-sekolah tersebut, katakanlah dari Dana BOS. Tapi ini masih sebatas dugaan kita ya,” terang Hari’S yang juga pemerhati pendidikan di Kabupaten Deliserdang.

Selain itu, Hasan Basri juga mempertanyakan efesiensi sebagai alasan rangkap jabatan. Diketahui, salah satu Kabid beberapa hari lalu menjawab wartawan bahwa rangkap jabatan yang diembannya adalah untuk efesiensi anggaran. Karena, menjadi kepala sekolah adalah urat nadi tumbuh kembangnya sumber daya murid apalagi kelompok usia sekolah dasar.

BACA JUGA..  Kondisinya Memprihatinkan, Bupati Deliserdang Akan Renovasi TPI Bagan Percut

“Alasan efesiensi tidak singkron dengan program pemerintah yang membangun SDM anak bangsa mulai dari tingkat dasar. Salah satu bukti negara meningkatkan SDM anak bangsa adalah dengan gerakan presiden makan bergizi gratis. Jadi, hemat saya mengatakan bahwa seseorang dengan jabatan kepala bagian, tidak akan maksimal mengemban tugas sebagai Plt kepala sekolah SDN. Ini sama dengan memundurkan kualitas pendidikan dasar di Deliserdang,” tegas Hasan Basri Siregar.

Semoga Yudi Tidak Membawa Dispora Makin Bobrok

Selanjutnya, Hari’S juga mengharapkan sesuatu kepada Yudi Hilmawan di Dispora, tempat tugas barunya. Hari’S mendoakan semoga Dispora makin baik dibawah komando Yudi Hilmawan.

“Dengan pengalaman gagal yang dimiliki di bidang pendidikan, diharapkan Yudi Hilmawan dapat membawa Dinas Pemuda dan Olahraga Deliserdang ke arah yang lebih baik. Masyarakat Deliserdang berharap agar Yudi Hilmawan dapat menjalankan tugasnya dengan kesungguhan dan memberikan kontribusi positif dari dinas baru yang akan dipimpinnya,” pungkas Hari’S. (msp)