GUNUNGTUA, Sumutpost.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (26/6) malam kemarin. Dari operasi senyap tersebut, KPK berhasil menangkap enam orang dan langsung dibawa menuju gedung KPK di Jakarta, Jumat (27/6) malam.
Dari keenam orang yang terjaring OTT KPK tersebut, diduga salah satunya merupakan anak buah Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting, Rasuli Efendi Siregar S.T M.S.P yang menjabat sebagai Kepala UPTD PUPR Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Hal tersebut diketahui dari manifest keberangkatan rombongan KPK bersama para tersangka di Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) pada pukul 19.43 WIB dengan menggunakan maskapai Super Airjet dengan NO Fligh IU-943 menuju bandara internasional Soekarno Hatta (CGK) Jakarta.
Namun saat ditelusuri ke kantor UPTD PUPR Gunung Tua Kabupaten Paluta, Sabtu (28/6), tidak terlihat tanda-tanda adanya aktivitas maupun penyegelan yang dilakukan oleh pihak KPK di kantor tersebut.
Diberitakan sebelumnya bahwa, KPK telah mengamankan sebanyak enam orang dan sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, bahwa pada, Kamis (26/6) malam, KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (27/6).
Budi mengatakan OTT tersebut dilakukan KPK di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pernyataan tersebut meralat informasi sebelumnya yang mengatakan OTT dilakukan di Kota
Medan, Provinsi Sumut.
“KPK tentu akan meng-update siapa saja pihak-pihak yang diduga terlibat dan bagaimana konstruksi perkaranya akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” ucapnya.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut. Budi juga mengatakan bahwa OTT terkait dengan dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan preservasi jalan di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut. (msp)








