TAPTENG, Sumutpost.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar rapat koordinasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Ruang Rapat Bappeda Tapteng, Senin (21/5/2026).
Rapat dibuka Plh. Kepala Bappeda Tapteng Johannes H. Saruksuk, yang diwakili Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Tapteng, Muhammad Idris Siregar. Kegiatan turut dihadiri jajaran BRIN, Badan Pusat Statistik (BPS) Tapteng, serta sejumlah OPD terkait.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas kajian pengembangan sektor unggulan daerah guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Kami berharap seluruh pihak serius mendukung penelitian ini karena hasilnya akan menjadi dasar kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Muhammad Idris Siregar.
Selain itu, rapat juga membahas pelestarian Situs Bongal melalui pendampingan kunjungan lapangan ke lokasi calon Kawasan Stasiun Lapangan Bongal.
Plt. Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Muhamad Amin, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan riset di kawasan tersebut.
“Kami berharap kerja sama antara BRIN dan Pemkab Tapanuli Tengah segera dituangkan dalam Nota Kesepahaman agar kegiatan riset dan edukasi di Situs Bongal dapat berjalan optimal,” katanya.
Kajian kolaboratif ini akan difokuskan pada empat sektor utama, yakni pertanian, kelautan, koperasi, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. (msp)








