IKLAN

Pemerintah Gelar TKA SMA Sederajat November 2025, Orangtua Siswa SMAN2 Medan Sambut Baik

Kegiatan parenting sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMAN 2 Medan. (Dok.Smandu for Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA atau sederajat pada November 2025. Orangtua siswa kelas XII SMAN 2 Medan menyambut baik program pemerintah tersebut.

Seperti dilansir dari akun resmi @kemendikdasmen di Instagram, Rabu (24/9/2025), ditegaskan bahwa pelaksanaan TKA tidak dipungut biaya alias gratis. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman tka.kemendikdasmen.go.id hingga 5 Oktober 2025.

Sambutan positif orangtua/wali murid kelas XII dengan program TKA ini, saat Smandu (SMAN 2) Medan itu menggelar sosialisasi dalam kegiatan parenting sosialisasi di aula sekolah, Kamis 11 Septembet 2025.

Dalam kegiatan yang dibuka langsung Kepala sekolah Drs Marsito, M.Si, para orangtua mengaku akan mendorong anaknya menjadi peserta TKA. Orangtua yang hadir semakin merasa senang karena ternyata pihak sekolah secara proaktif telah mendaftarkan seluruh anak didik kelas XII menjadi peserta TKA.

BACA JUGA..  21 Kepala SMA Negeri se-Deliserdang Studi Tiru ke SMAN Jawa Barat

Sementara itu, dilihat dari laman Kemendikdasmen, disebutkan bawlhwa TKA tidak bersifat wajib. Siswa tetap bisa lulus sekolah meski tidak ikut TKA, sehingga tidak perlu merasa tertekan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan TKA tidak berkaitan dengan kelulusan siswa.

“Jangan takut, TKA bukan tentang lulus atau tidak lulus, tapi menjadi sarana untuk melihat potensi kalian demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Toni Toharudin menjelaskan, TKA berperan sebagai alat verifikasi untuk memastikan konsistensi antara capaian rapor dengan kemampuan aktual siswa. Selain itu, TKA juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan murid.

“Manfaat mengikuti TKA, selain sebagai sarana identifikasi, TKA menjadi sertifikat resmi yang bisa dipakai untuk seleksi pendidikan lebih tinggi, serta memberikan gambaran posisi murid dalam peta akademik nasional,” kata Toni.

BACA JUGA..  Kepala Sekolah MAN 2 Langkat Lena Pohan Langkat Terbuka dan Transparan

Melalui program TKA, pemerintah berharap terwujud seleksi nasional yang lebih adil, meritokratis, dan berintegritas, sekaligus mempersiapkan murid menghadapi tantangan masa depan.

Meski pemerintah menyebut tidak wajib dan tidak penentu kelulusan, kepala sekolah Drs Marsito menegaskan, bahwa program TKA ini sangat bermanfaat bagi anak didik.

“Memang TKA ini bukan penentu kelulusan dan tidak wajib, tapi yakinlah bapak ibu bahwa setiap pemerintah membuat suatu program tidak ada yang tidak berguna. Dipastikan dikemudian hari, TKA ini bisa menjadi salah satu syarat utama dalam banyak hal,” ujar Marsito.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, Ibu Nurhalijah. Disebutkan, program ini sangat penting karena setiap anak didik yang mengikutinya akan mendapat sertifikat nasional.

“Setiap anak yang mengikuti akan mendapat sertifikat skala nasional. Nah, sertifikat ini dikemudian hari bisa menjadi kunci utama bagi anak saat melanjutkan jenjang pendidikan, seperti kuliah, kedinasan atau masuk TNI/Polri,” ujar Ibu Nurhalijah.

BACA JUGA..  Darul Mursyid Raih 17 Medali Di SHSO Sumut 2026

Untuk itu, tambah ibu Nurhalijah, kami mengapresiasi dukungan para orangtua/wali murid. “TKA ini rencanannya akan dilaksanakan dua gelombang. Dan ada gelombang ketiga, yaitu khusus bagi anak yang dinyatakan tidak lulus pada ujian, dan mengikuti ujian ulang,” ujar ibu Nurhalijah.

Sementara itu, orangtua/wali murid yang mengikuti sosialisasi TKA mengaku puas atas penjelasan rinci yang disampaikan tim SMAN 2 Medan.

“Penjelasannya rinci. Kita faham manfaat program pemerintah pusat ini. Kita sepakat dengan para guru dan kepala sekolah, bahwa TKA ini akan sangat bermanfaat kedepan. Terimakasih juga anak-anak kita sudah langsung didaftarkan pihak sekolah,” ujar M Tobing dan Pak Sitorus, mewakili orangtua murid. (msp)