IKLAN

Viral Razia Polisi Masuk Perkampungan, Berikut Penjelasan Polres Binjai

Personel Satlantas Polres Binjai saat gelar razia. (Melky/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Jagat media sosial tengah diramaikan oleh video razia kendaraan bermotor yang dilakukan aparat kepolisian hingga masuk ke kawasan perkampungan. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga, mengingat razia kendaraan biasanya digelar di jalan-jalan utama kota.

Salah satu video yang menjadi viral diunggah oleh akun Facebook Nur Fitri Fitri. Dalam video berdurasi singkat tersebut, Romi memperingatkan warga agar berhati-hati saat melintas di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan.

Tak hanya di Binjai Selatan, razia serupa juga terlihat di kawasan Simpang Gumet, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat—wilayah yang masih berada dalam yurisdiksi hukum Polres Binjai. Fenomena ini membuat sejumlah warganet bertanya-tanya mengenai dasar dan tujuan razia yang menyasar hingga ke lingkungan permukiman.

BACA JUGA..  Sambut HUT Bhayangkara ke-78, TNI-Polri Kompak Jalan Santai dan Senam Bersama

Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas mendapati sejumlah pelanggaran lalu lintas, seperti pengendara yang tidak membawa surat kendaraan, belum membayar pajak kendaraan bermotor, tidak menggunakan helm, hingga penggunaan knalpot tidak standar (brong).

Polres Binjai: Razia Yustisi Patuh Pajak

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasat Lantas Polres Binjai AKP Syamsul melalui Kanit Turjawali Satlantas Ipda Mario menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari razia yustisi patuh pajak. Operasi ini dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara (Dispenda Sumut) bekerja sama dengan Polres Binjai.

BACA JUGA..  Mobil Ditimpa Pohon di Langkat, 3 Sekeluarga Tewas 2 Selamat

“Razia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak kendaraan bermotornya secara tepat waktu,” ujar Ipda Mario saat dikonfirmasi, Rabu (6/8/).

Razia Efektif Tingkatkan Kesadaran Warga

Meski menuai pro dan kontra, hasil razia tersebut dinilai cukup efektif dalam mendorong masyarakat untuk lebih taat pajak. Sejumlah warga mengaku akhirnya segera mengurus pajak kendaraan mereka demi menghindari sanksi di lapangan.

BACA JUGA..  Komplotan Geng Motor Bawa Senjata Tajam Serang Pengunjung Warkop di Delitua

“Supaya nggak kena razia, sekarang saya mau nggak mau harus bayar pajak kendaraan. Soalnya tiap pagi antar anak sekolah, tapi di mana-mana sekarang banyak razia,” keluh Fadillah Firman, warga Kelurahan Pujidadi.

Himbau Masyarakat Lengkapi Surat Kendaraan

Pada kesempatan ini, pihak kepolisian bersama Dispenda turut mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak lupa membayar pajak kendaraan secara berkala. Kepatuhan ini dinilai penting untuk mendukung ketertiban berkendara dan penerimaan daerah dari sektor pajak. (msp)