IKLAN

33 Siswa SMA Negeri 2 Medan Lulus Kampus PTN Jalur SNBP Tahun 2025

Gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Medan. (Maranatha Tobing/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Sebanyak 33 siswa SMA Negeri 2 (SMANDU) Medan berhasil lulus di kampus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025. Ke 33 siswa berprestasi itu ditetima di 11 universitas ternama di Indonesia.

Untuk universitas (PTN) favorit di Indonesia, siswa SMANDU Medan lulus diantaranya; Insitut Pertanian Bandung (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Riau, Universitas Negeri Medan (Unimed), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Syah Kuala (USK) dan
Poltekes Kemenkes.

Kepala SMANDU Medan, Drs. Marsito, M.Si mengaku bersyukur karena anak didiknya sukses lulus ke kampus PTN. Pastinya ini kerja keras semua pihak, guru, siswa, dan orang tua.

BACA JUGA..  4 Siswa Delserdang Raih Prestasi di Ajang Internasional, Bupati: Keberhasilan Anak Kita di Tingkat Asean Sebuah Bukti

“Saya senang sekali karena siswa yang lulus ke PTN jalur SNBP meningkat dari tahun lalu, yang hanya 24 siswa. Pastinya ini tidak mudah, tapi karena adanya kerja sama yang dibangun, alhamdulillah membuahkan hasil,” katanya, Kamis 19 Maret 2025.

Mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Lubuk Pakam itu juga mengatakan, bahwa jumlah siswa yang lolos PTN tahun ini sebenarnya masih dibawah espektasi sekolah. Tapi, Marsito berbangga dengan seluruh guru dan pegawai di SMANDU yang telah memberikan perhatian dan keseriusan dalam mendidik anak-anak.

Dalam kesempatan ini, Marsito juga mengatakan bahwa SMANDU Medan saat ini sedang mengejar prestasi lainnya seperti kualifikasi sekolah ke tingkat lebih tinggi.

“Kita juga sedang mengejar prestasi sekolah seperti kualifikasi agar lebih baik. Hal ini nanti akan berpengaruh kepada jumlah anak-anak lolos ke PTN pavorit di tahun berikutnya,” tegas Marsito kepada Sumutpost.id.

BACA JUGA..  Pemprov Apresiasi PGRI Sumut Selenggarakan Seminar ‘Waktunya Inovasi Pendidik’

Terkait keberhasilan puluhan siswa ke PTN, dikatakan, sejak awal (kelas X) memang para siswa sudah di-mapping, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, setelah itu kemampuan tersebut dikembangkan secara maksimal. Di akhir, para siswa akan diarahkan ke PTN yang memang sesuai dengan kemampuannya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurhalijah SPd, M.Si. Katanya, pihak sekolah sejak awal sudah mengarahkan anak-anak untuk memilih PTN yang akan dipilih. Selain memberikan edukasi, pihak sekolah juga sudah melaksanakan kegiatan parenting atau sosialisasi kepada orangtua murid terkait pemilihan universitas yang akan diambil.

BACA JUGA..  Siswa SMAN 2 Medan yang Sudah Mendaftar Peserta SNBP Undur Diri Pilih Sekolah Kedinasan

“Kita pak, dari jauh hari sudah melakukan berbagai upaya agar anak-anak ini tidak sampai salah pilih perguruan tinggi. Harusnya jumlah yang lolos PTN dari sekolah kita ini bisa lebih banyak lagi. Tapi kita tidak bisa memaksakan pilihan anak-anak. Sudah kita arahkan agar memilih jurusan di PTN yang berbeda tapi mereka tetap pada pilihannya. Salah satu alasan mereka tidak mau berpidah pilihan karena orangtua,” ujar Wakepsek, Nurhalijah.

Ia pun berharap agar para siswa yang telah lulus untuk belajar dengan giat dan tekun sehingga dapat meraih IPK yang tinggi. “Karena memang IPK para alumni nantinya di kampus akan mempengaruhi tingkat kelulusan para adik kelasnya yang ada saat ini di sekolah,” pintanya. (msp)