IKLAN

Tim Gabungan Mabes Polri, Polda Sumut dan BNN Amankan 1 Ton Narkotika Cair di Belawan

8 Orang Digelandang Tangan Terborgol

Tampak puluhan personil bersenjata api berjaga ketat di lokasi pengungkapan narkotika cair di Pelabuhan Belawan. (Ist/Sumutpost.id)

BELAWAN, Sumutpost.id – Sekitar satu ton narkoba cair dikabarkan diamankan dari salah satu kapal di Pelabuhan Belawan, Rabu (21/10/2026).

Informasi beredar, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, Bea dan Cukai dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Berdasarkan informasi yang bisa dipercaya, narkotika tersebut diangkut menggunakan sebuah kapal berwarna biru putih dengan nomor/merek 168. Kapal itu bersandar di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Rabu siang.

Informasi lain juga menyebutkan, jika pengungkapan tersebut akan disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Jumat mendatang.

Terkait pengungkapan ini, sekitar 8 orang digiring dari KM Global 168 dengan kondisi tangan diborgol.
Seluruhnya kemudian dibawa menggunakan mobil dengan pengawalan ketat aparat penegak hukum (APH).

Namun, belum diketahui secara pasti identitas kedelapan orang yang dibawa dari kapal tersebut, termasuk apakah mereka merupakan awak kapal atau pihak yang diduga terlibat dalam pengangkutan narkotika.

BACA JUGA..  Polrestabes Medan Ungkap 124 Kasus Narkoba, 16 Kg Sabu Dimusnahkan

KM Global 168 sendiri mendapat penjagaan ketat dari puluhan petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan TNI.
Kapal tersebut diamankan aparat saat berlayar di perairan Selat Malaka, karena diduga mengangkut sabu dalam jumlah besar. Kapal kemudian dibawa ke Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA..  8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, membenarkan adanya pengungkapan tersebut.
Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut lantaran pengungkapan itu ditangani Bareskrim Polri.

”Ya benar, informasinya seperti itu. Tapi kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena itu ditangani Bareskrim Polri,” ucap Kombes Ferry. (msp)