BINJAI, Sumutpos.id – Seorang supir taksi online InDrive bernama Dedi Ananda Surya (28) selamat dari aksi pembegalan dua penumpangnya. Satu pelaku dihajar massa dan satu lagi kabur.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Bangau, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (9/8/2025) pagi. Dan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Binjai Timur.
Keterangan yang diperoleh dari pihak Polsek Binjai Timur, Polres Binjai, pelaku bernama Junanta Sembiring (24), warga Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai. Sementara rekannya yang berhasil kabur belum diketahui identitasnya.
Disebutkan, korban yang merupakan warga Diski, Kota Medan, awalnya mendapat pesanan (order) melalui aplikasi InDrive dari penumpang (pelaku) pada pukul 06.30 WIB.
Sesuai peta diaplikasi (map peta), pelaku memesan order dari Tempat Hiburan Malam (THM) atau Diskotik Marcopolo Jalan Sei Petani, Tanjung Pamah, Kabupaten Deliserdang. Selanjutnya korban (Dedi Ananda Surya) melajukan mobilnya merk Daihatsu Xenia nomor polisi BK 1047 LAK, ke lokasi penjemputan.
Tiba di titik penjemputan (Diskotik Marcopolo), pelaku naik ke mobil korban.
“Setelah sampai di lokasi hiburan malam tersebut (Marcopolo), pelaku meminta korban untuk berkeliling dengan alasan menunggu seseorang,” kata Kanit Reskrim Polsek Binjai timur Ipda Ferry Irmawan SH.MH, kepada Sumutpost.id, Sabtu 9 Agustus 2025.
Lanjutnya, teman pelaku naik ke dalam mobil dan duduk dibaris tengah dibelakang supir (korban).
Di perjalanan sekitar pukul 07.10 WIB, pelaku yang duduk di kursi depan tiba-tiba mencekik leher korban. Sementara pelaku lainnya yang duduk di belakang langsung merangkul korban dari belakang. Mereka berusaha mengambil alih kemudi mobil dan memaksa korban menghentikan kendaraan.
“Korban yang panik kemudian berusaha melawan dan membanting setir mobil hingga keluar jalur hingga menabrak tiang listrik. Aksi korban membuat pelaku terdesak. Sambil berteriak meminta tolong, korban akhirnya berhasil meloloskan diri dari kendaraan,” sambung Ipda Ferry.
Teriakan korban didengar warga sekitar. Berkat warga, 1 pelaku berhasil ditangkap dan sempat dihadiahi bogeman. Sementara satu pelaku lainnya lolos dari kepungan warga.
Selanjutnya saat itu juga korban membuat laporan ke Polsek Binjai Timur. Dan, pelaku yang sempat diikat warga ke pohon kelapa disekitar lokasi kejadian, diamankan dan dibawa polisi ke Polsek Binjai Timur.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka ringan dan kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. Kasus ini kini ditangani Polsek Binjai Timur untuk mengusut para pelaku yang melarikan diri. (msp)








