IKLAN
MEDAN  

Sambut Ramadan, Rekan Indonesia Sumut Minta TNI–Polri Perketat Keamanan dan Berantas Geng Motor

Kegiatan Rekan Indonesia Sumut baru-baru ini. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Menjelang bulan suci Ramadan, Ketua Rekan Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ikoriansyah, meminta kepada pihak TNI dan Polri untuk menyiapkan serta meningkatkan personel keamanan guna memberantas aksi geng motor yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Menurut Ikoriansyah, aktivitas geng motor kerap terjadi pada malam hari dan berpotensi meningkat selama bulan Ramadan, khususnya saat masyarakat menjalankan ibadah tarawih maupun sahur. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan masyarakat.

BACA JUGA..  Ciptakan Kamtibmas Aman, Satlantas Polres Tanjungalai Patroli Blue Light

“Kami meminta kepada TNI dan Polri untuk meningkatkan patroli rutin dan pengamanan di titik-titik rawan, terutama di wilayah pemukiman, rumah ibadah, dan pusat keramaian. Keamanan masyarakat harus menjadi prioritas agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” tegas Ikoriansyah.

Ia juga menambahkan bahwa aksi geng motor tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga berdampak pada aspek kesehatan masyarakat, baik dari sisi trauma psikologis maupun potensi korban luka akibat tindakan kekerasan.

BACA JUGA..  Sekdaprov Sambut Baik Penerapan Manajemen Talenta ASN di Pemprov Sumut

Rekan Indonesia Sumut mendorong adanya langkah preventif melalui patroli gabungan, razia kendaraan tanpa kelengkapan, serta pembinaan terhadap remaja yang berpotensi terlibat dalam kelompok geng motor.

Selain itu, Ikoriansyah mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan tokoh pemuda, untuk turut berperan aktif dalam mengawasi dan membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum.

BACA JUGA..  Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh pada Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan kedamaian. Mari kita jaga Sumatera Utara tetap aman, kondusif, dan sehat,” tutupnya. (msp)