IKLAN
DAERAH  

Ratusan Warga Desa Rih Tengah Tuntut PT WEP Transparan Alokasi Dana CSR

Ratusan masyarakat Desa Rih Tengah, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, menggelar aksi demo di lokasi PT WEP (Wampu Elektrick Power) Selasa 10 Desember 2024 pagi. (Ist/HO/Sumutpost.id)

KARO, Sumutpost.id – Ratusan masyarakat Desa Rih Tengah, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, menggelar aksi demo di lokasi PT WEP (Wampu Elektrick Power) salah satu perusahan swasta yang bergerak dibidang pembangkit listrik tenaga mikro hidro, Selasa 10 Desember 2024 pagi.

Adapun poin poin tututan aksi massa dari Desa Rih Tengah yang disampaikan kepada pihak manegament PT WEP yaitu;

1. Kami masyarakat Desa Rih tengah meminta agar jalan utama Desa segera diperbaiki dan dibangun hotmix sepanjang kurang lebih 8500 M atau 8,5 KM yang rusak karena dilintasi oleh kendaraan dan alat berat PT WEP

2. Kami Masyarakat Desa Rihtengah meminta dalam rangka peningkatan SDM dan Infrastuktur Desa agar PT WEP membangun dan memperbaiki sarana publik seperti Pos. Kesehatan Desa, Kantor Polisi, Balai Desa, Internet masuk Desa dan perbaikan sarana sekolah.

3. Kami Masyarakat Desa Rihtengah meminta kepastian dari PT. WEP tentang berapa jumlah dana CSR dari PT WEP yang disalurkan ke Desa RIhtengah setiap tahunnya untuk membantu pengadaandan bibit pertanian.

BACA JUGA..  Panik Jagoannya Kalah, ARM dan Pujakesuma Demo Kantor KPU dan Bawaslu Deliserdang

4. Kami Masyarakat Desa Rihtengah meminta kepada PT. WEB agar menempatkan perwakilan Masyarakat Desa Rihtengah sebagai humas di PT. WEP agar memmudahkan koordinasi dan komunikasi antara Masyarakat Desa Rihtengah dengan pihak PT.WEB

5. Kami Masyarakat Desa Rihtengah memberikan waktu kepada pihak PT.WEP untuk menjawab permintaan kami selama 3 x 24 jam sejak surat ini kami layangkan.

6. Apabila setelah 3 x 24 jam surat ini kami layangkan, PT. WEP tidak menjawab surat kami, maka kami menganggap PT.WEP tidak memiliki itikad baik dan kami menganggap PT.WEP tidak mengakomodir permintaan kami, kami akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan ini dan akan menutup akses jalan ke Desa kami untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan yang lebih parah akibat dilalui oleh kendaraan PT.WEP.

BACA JUGA..  Momen Bersejarah, Pengurus DPD IPK dan PAC se-Kabupaten Karo Resmi Dilantik

Kurang lebih 200 orang massa yang hadir menggunakan Kenderaan roda 6, roda 4 dan roda 2 sambil membawa alat peraga seperti spanduk, bendera Merah Putih dan alat pengeras suara (sound system).

Bertindak sebagai Koordinator Aksi Unjukrasa, Sutiman Sembiring, Jusia Sembiring, Akim Sembiring dan Siman Sembiring seluruhnya warga asal desa rih tengah.

Usai melakukan orasi, perwakilan massa akhirnya di persilahkan masuk oleh pihak management PT WEP untuk menyampaikan tuntutan dan mediasi, adapun kesepakatan sementara yang disepakati antar kedua belah pihak yaitu,

1. PT. WEP akan Menyampaikan tuntutan masyarakat Desa Rih Tengah ke pihak pimpinan PT WEP  yang lebih tinggi.

2. Masyarakat Desa Rih Tengah memberikan Waktu Kepada PT WEP selama 3 (Tiga) Hari untuk menunggu Putusan Dari PT WEP.

3. Apabila Tuntutan mereka tidak di Indahkan maka massa aksi dari masyarakat Desa Rih Tengah akan melakukan Upaya Hukum dan Penutupan akses Jalan.

BACA JUGA..  Sertijab di Kejari Karo: Estafet Kepemimpinan Untuk Perkuat Kinerja Dan Integritas

Aksi unjuk rasa massa terpantau tertib, aman terkendali tanpa ada tindakan anarkis dari massa unras,  dikawal  ketat aparat Personil dari  Polres Tanah Karo.

Saat proses mediasi tampak hadir menyaksikan Wakapolres Tanah Karo Zulham, SH. S.Kom. MH , Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Eddy Sudrajad, SH, Kapolsek Kutabuluh  AKP Poltak Hamonangan, SH, Kasi Propam IPTU Eryes L Situmorang, General Manager PT WEP Min Y.K, Camat Kuta Buluh Budi Mulia Tarigan, SE, M.M, Lembaga Bantuan Hukum dari PT WEP Boin Silalahi SH, Pengacara Masyarakat Desa Rih Tengah Supri Darsono Silalahi, SH dan Kepala Desa Rih Tengah Sarianna beru Karo.

Tepat pukul 13.00 Wib ratusan massa unras asal desa rih tengah pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan seluruh rangkaian aksi terpantau berjalan aman dan lancar. (msp)