MEDAN, Sumutpost.id – Pesan berkalimat pendek tapi tegas disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K, MH, kepada para pelaku narkotika di Sumatera Utara. “Kamu bisa lari tapi kamu tidak bisa bersembunyi!”. Kalimat pendek ini adalah cambuk bagi para pelaku narkotika.
Kata “kamu bisa lari tapi tidak bisa bersembunyi” menjadi pelecut bagi seluruh tim Direktorat (Dit) Narkotika Polda Sumatera Utara, dalam membongkar jaringan narkoba yang memiliki tingkat kesulitan diatas rata-rata.
Walau dalam setiap pengungkapan banyak hal teknis yang harus dipertimbangkan, tapi tim Ditresnarkotika dibawah komando Kombes Jean Calvijn, tidak mundur satu langkah pun demi menyelamatkan jutaan nyawa khususnya kelompok usia generasi emas bangsa.
Pesan pendek yang bisa dimaknai jalan menuju jerusi besi itu bukan slogan kosong. Hasilnya sudah banyak tersangka dijebloskan ke dalam sel. Bahkan, hasil barang bukti narkotika yang diamankan sudah lebih dari 1 ton hanya dalam waktu 6 bulan pertama di tahun 2025 ini.
Teranyar, Kombes Calvijn kembali memberikan tekanan melalui pesan pendek diatas kepada para bandar, pengedar, pengecer bahkan setiap orang yang terlibat di dalam penyalahgunaan narkotika, pada saat menyampaikan keterangan pers pasca penggerebekan diskotik New Blue Star di Jalan Sungai Musi, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat–masuk wilayah hukum Polres Binjai.
Direktur yang baru menjabat lebih kurang 2 bulan di Polda Sumut ini, mengatakan bahwa pihaknya memiliki kekuatan yang besar dalam mengungkap sarang peredaran narkotika. Salah satunya, berkat respon masyarakat yang selalu bersemangat memberi informasi baik melalui satuan polisi setempat ataupun ke Ditresnarkotika Polda Sumut.
“Kami tidak akan mundur. Kami memiliki data yang banyak berkat bantuan masyarakat yang sudah sangat resah terhadap praktik-praktik narkoba di wilayah tempat tinggalnya. Kami juga makin bersemangat karena TNI selalu siap bersinergi dengan Polri untuk membasmi narkoba,” jelas Kombes Pol Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Minggu 27 Juli 2025 di halaman depan tempat hiburan malam (THM) New Blue Star yang telah dipasang garis police line.

2 Orang Ditangkap
Dalam pengungkapan yang dilaksanakan pada Sabtu malam (26/7/2025) kemarin, berhasil diamankan 2 orang dewasa. Pertama berinisial RZ dan KP.
“Hasil dari penggeberekan yang kita lakukan, kita berhasil menagamankan 2 orang. Pertama berinisial RZ bagian dari managemen New Blue Star. RZ adalah orang yang bertugas menyuplai sabu kepada para pengunjung. Sementara KP sebagai pengawas. Selain kedua orang yang diamankan, kita juga menemukan di dalam bekas narkotika jenis Sabu,” ujar Kombes Calvijn.
Disebutkan Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K, M.H, kepada media ini, Minggu 27 Juli 2025, awal penggerebekan berkat banyaknya laporan masyarakat baik melalui media sosial yang masuk ke kita (Ditresnarkoba) maupun ke Polres Binjai.
“Dari semua laporan itu, kita selanjutnya melakukan mapping dan rapat gabungan baik dengan Kodam I BB, pihak Bea Cukai dan Polres Binjai,” ujar Kombes Calvijn.
Masih Kombes Calvijn, dugaan bahwa New Blue Star selama ini susah disentuh, itu dibuktikan berlapisnya pengawas sebelum masuk ke dalam. Sedikitnya ada 4 sampai 6 titik pengawas yang harus dilewati baru sampai ke dalam.
“Untuk masuk ke lokasi NBS harus melalui beberapa lapisan pengawas. Dimulai masuk dari pintu portal didepan, lapis kedua disebelah sini (masih diluar gedung) kemudian di pintu masuk dari samping, dan dari depan ini dan kemudian dua pintu dari belakang,” kata Calvijn.
Diakhir keterangannya, Kombes Calvijn Simanjuntak mengucapkan kepada setiap pihak yang telah membantu hingga penggerebekan dapat dilaksanakan. Dan juga mengatakan pihaknya akan kembali ke lokasi penggerebekan untuk melakukan prarekonstruksi, yang mana hal itu dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih hingga mengungkap pemasok narkobanya.
“Terimakasih kepada semua yang terlibat dalam keberhasilan pengungkapan ini. Kami ingatkan, siapapun yang terlibat narkoba kami akan ungkap. Ingat, kamu bisa berlari tapi kamu tidak bisa bersembunyi,” tegas Kombes Calvijn. (msp)







