TAPSEL, Sumutpost.id – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM), merebut tiket ke tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.
Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid Arif Rahman Hakim Tampubolon mengatakan, OMI merupakan ajang kompetisi akademik yang diselenggarakan bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi, kemampuan berpikir, serta semangat berprestasi dalam berbagai bidang keilmuan.
“Alhamdulillah sebanyak 12 santri Pesantren Darul Mursyid berhasil meraih tiket menuju tingkat Provinsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 setelah menunjukkan prestasi gemilang pada tahapan sebelumnya,” sebutnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya akademik di Pesantren Darul Mursyid terus berkembang. Para santri tidak hanya dibekali dengan ilmu agama, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains, matematika, ekonomi, geografi, dan ilmu sosial.
“Pada tingkat Madrasah Aliyah (MA), tujuh santri Pesantren Darul Mursyid berhasil lolos ke tingkat provinsi,” ucapnya.
Pada bidang Ekonomi, Agil Soloon meraih peringkat 1, Rafa Gading berhasil peringkat 3; bidang Biologi, Nazwa Febrija meraih peringkat 2; bidang Fisika, Nayla Afifah meraih peringkat 2; bidang Geografi, Surya Abdillah meraih peringkat 1, Rafa Yudistira meraih peringkat 2; bidang Matematika, Ahmad Zaki meraih peringkat 3.
Sementara itu, dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), lima santri juga sukses mengamankan posisi untuk berlaga di tingkat provinsi.
“Bidang Matematika, Mayunda Izzah berhasil meraih peringkat 1, Muhammad Yusuf meraih peringkat 3. Pada Bidang Studi IPA, Irsyad Dani meraih peringkat 1, Sandian Hidayat meraih peringkat 3. Dan pada Bidang IPS, Difan Ariyadi meraih peringkat 3,” ungkapnya.
Drs Yusri Lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid menyebut, capaian prestasi ini bukan sekadar deretan nama dan peringkat. Di baliknya terdapat proses belajar, latihan, bimbingan, kedisiplinan, serta dukungan para guru dan seluruh keluarga besar Pesantren Darul Mursyid.
Sebanyak 12 santri tersebut akan kembali berjuang pada OMI tingkat Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026.
“Mereka diharapkan mampu mempertahankan semangat juang dan memberikan hasil terbaik untuk membawa nama PDM semakin dikenal sebagai salah satu pesantren sains yang serius mengembangkan prestasi akademik,” ungkapnya.
Ja’far Syahbudin Ritonga atau akrab disapa JSR selaku Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada para pembimbing, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan motivasi kepada para santri.
“Selamat berjuang, para juara! Dari Pesantren Darul Mursyid, untuk prestasi yang lebih tinggi. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan pada perjuangan di tingkat Provinsi,” tutup JSR yang juga Wakil Bupati Tapsel ini. (msp)








