TANJUNGBALAI, Sumutpost.id – Dalam rangka untuk mencegah serta mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dan mengantisipasi kenakalan remaja seperti geng motor, Polres Tanjungbalai menggelar patroli gabungan bersama Pemerintah Kota, TNI, BNNK, dan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (6/6).
Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, SIK, MIK yang diwakili oleh Ps. Kabagops AKP Natal F. Saragih, S.Pd menjelaskan, bahwa dalam patroli gabungan ini, personel dibagi menjadi tiga tim untuk menyisir titik-titik rawan yang berbeda, mulai dari perbatasan darat maupun laut hingga kawasan yang sering dijadikan tempat nongkrong remaja.
Dalam operasi gabungan skala besar, lanjutnya, personel menyisir jalur darat dan perairan dan berhasil mengamankan seorang nelayan karena memiliki atau membawa narkotika jenis ganja di wilayah perairan Tanjungbalai.
Kegiatan patroli gabungan ini diawali dengan apel kesiapan pada pukul 14.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Plh Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, SP, M.Si.
Dalam amanatnya, Fadly juga telah menekankan, bahwa letak geografis Tanjungbalai yang strategis baik daratan maupun lautan, membuat kota ini rawan menjadi pintu masuk bagi penyelundupan narkoba sehingga, sinergi antar-instansi mutlak diperlukan.
“Kami juga telah berkomitmen, untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Patroli ini menyasar pintu-pintu masuk narkoba sekaligus mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, aksi balap liar, dan konvoi geng motor”, ujar AKP Natal F. Saragih.
Aksi nyata langsung terlihat saat Tim I yang diperkuat oleh Sat Polairud Polres Tanjungbalai dan Lanal TBA melakukan pemeriksaan di wilayah perairan yang berbatasan dengan Kabupaten Asahan. Petugas menghentikan sebuah kapal ikan dan melakukan tes urine mendadak terhadap 10 orang nelayan di atas kapal.
Hasilnya, dua orang nelayan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis ganja. Petugas yang melakukan penggeledahan intensif di dalam kapal kemudian menemukan 4 linting ganja yang disembunyikan di dalam kotak rokok Lucky Strike. Selanjutnya seorang diamankan BNN dan seorang lagi dengan BB diamankan ke Polres Tanjungbalai.

Barang bukti beserta pemiliknya, MR langsung dibawa ke Polres Tanjungbalai untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara satu nelayan lainnya berinitial S, diminta hadir ke kantor BNNK Tanjungbalai pada Senin (8/6) untuk menjalani proses assessment.
Sementara itu, Tim II dan Tim III yang bergerak di jalur darat menyisir sejumlah titik rawan seperti SPBU Batu 7, Jalan Haji Adam Malik, Jalan Lingkar, hingga Pelabuhan Internasional Teluk Nibung.
Hingga patroli berakhir pada pukul 23.00 WIB, petugas melaporkan tidak ada aktivitas geng motor, balap liar, maupun tindak pidana jalanan lainnya. Suasana Kota Tanjungbalai dipastikan aman dan kondusif.
Polres Tanjungbalai mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung aparat dengan melaporkan segala mengganggu ketertiban umum. (msp)







