IKLAN
DAERAH  

Panen Raya Bersama Presiden RI via Daring, 1 Ha Sawah Hasilkan 7,2 Ton Padi di Tapse

Bupati Tapsel ikuti panen raya nasional dari areal persawahan Pargarutan Julu, Angkola Timur. (AP/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mengikuti panen raya nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto, disiarkan langsung dalam jaringan (daring) dari Desa Pargarutan Julu, Kecamatan Angkola Timur, Senin (7/4/2025).

Sesuai surat Kementerian Pertanian nomor B-1527/HM.020/A/04/2025, panen raya ini dilaksanakan serentak di 14 provinsi dan dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengikuti panen raya ini dari areal persawahan anggota Kelompok Tani (Poktan) Saba Dano Godang, Desa Pargarutan Julu, Kecamatan Angkola Timur.

Panen raya ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Sekda Sofyan Adil, perwakilan Forkopimda, Badan Urusan Logostik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), pimpinan OPD, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian.

BACA JUGA..  Cabai Pemicu Inflasi Deliserdang Tertinggi di Indonesia, Bupati: 10 Hektar Lahan Sudah Kita Siapkan

Gus Irawan menyebut Pemkab Tapsel berkomitmen penuh dalam mendukung percepatan ketahanan pangan nasional sebagaimana yang diprogramkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Sebagai bentuk komitmen, untuk pembangunan lima tahun ke depan Pemkab Tapsel lebih fokus pada hal-hal yang menyangkut program ketahanan pangan.

“Insya Allah, kita wujudkan Tapsel kembali bangkit, yang antara lainnya swasembada beras, swasembada ikan dan hal-hal yang menyangkut kemandirian pangan serta kemandirian energi sebagaimana diprogram Presiden RI pak Prabowo Subianto,” jelasnya.

Kadis Pertanian Tapsel Henry Hamdani mengatakan, panen raya ini dirangkai kegiatan perkiraan hasil panen padi dengan cara menentukan sampel, ukuran dan timbangan (ubinan). Kemudian dirangkai juga dengan ramah tamah Bupati bersama petani.

BACA JUGA..  Panen Bawang di Beringin, Si Pandai Siap Jamin Pasar dan Harga Petani Deli Serdang

“Dari hasil ubinan yang baru saja kita lakukan. Setiap 1 hektar sawah anggota Koptan Saba Dano Godang Desa Pargarutan Julu ini menghasilkan 720 kilogram atau 7,2 ton gabah padi,” terang Kadis Pertanian Tapsel.

Adapun jenis padi yang ditanam adalah varietas lokal Sanggarung, yang sudah familiar dengan masyarat petani Desa Pargarutan Julu. Hasil pengubinan ini direspon sangat positif oleh Bupati Tapsel. Sebab, lebih tinggi dari produktivitas sawah di Tapsel secara keseluruhan.

Bupati Tapselpun mengingatkan, apabila dilakukan pendampingan, perawatan dan penyediaan sarana irigasi serta saprodi yang baik, maka tidak menutup kemungkinan produksi tani meningkat dan target swasembada pangan tercapai.

BACA JUGA..  Wabup Deliserdang Hadiri Musda ke-5 PD GAMI: Ajak Pemuda Melayu Jadi Penggerak Pelestarian Budaya dan Pembangunan Daerah

“Para penyuluh pertanian sebagai garda terdepan percepatan swasembada pangan kita, saya harap harus tetap semangat. Mari wujudkan peningkatan kesejahteraan petani kita. Petani Tapsel harus bisa menjadi tuan di tanah sendiri,” jelasnya.

Pada kegiatan ini, Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dlimunthe mengunjungi jaringan irigasi yang menurut para petani sangat perlu dilakukan penanganan dan perawatan supaya debit airnya maksial.

“Insya Allah, perbaikan irigasi ini akan secepatnya direalisasikan. Dengan catatan kita semua harus siap saling bahu membahu dalam mendukung swasembada pangan ini ke depan,” ujarnya. (msp)