IKLAN

Mantan Bupati Tapsel dan Ketua DPRD Diisukan Ditangkap KPK: Info Itu Hoaks

Mantan Bupati Tapsel dua periode M. Syahrul Pasaribu dan Ketua DPRD Tapsel, Rahmad Nasution. (Ist/Ho)

TAPSEL, Sumutpost.id – Maraknya informasi tentang pejabat dan mantan pejabat pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan ditangkap usai operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Medan dan Mandailing Natal, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Mantan Bupati Tapsel, Syahrul Pasaribu ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengatakan bahwa telah banyak sahabat dan saudara yang mengonfirmasi kebenaran info operasi senyap lembaga anti rasuah di Medan itu.

“Saya mau tanya. Jika seseorang terjaring KPK, apa boleh mengangkat telepon? Setau saya tidak boleh. Tetapi saat ini dan tadi, saya masih menjawab banyak panggilan telepon,” sebut Syahrul yang sedang berada di tengah masyarakat Tapsel.

BACA JUGA..  Sepasang Kekasih Pelajar SMP di Deliserdang Curi Motor untuk Modal Mejeng

“Jadi, Alhamdulillah hari ini masih menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk bersama keluarga,” sebut mantan bupati Tapsel dua periode tersebut.

Sementara itu, hal yang sama disampaikan Ketua DPRD Tapsel Rahmad Nasution.

“Alhamdulillah hari ini masih menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk bersama keluarga,” sebut Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution, pada Jumat (27/6/2025) malam.

Sebelumnya, informasi hoaks beredar disebutkan bahwa Rahmat Nasution (RN) dan Syahrul Pasaribu (SP) terjaring KPK. Kedua politisi Partai Golkar ini diisukan telah ditangkap KPK bersama dengan AP alias K, pimpinan PT. DNG yang kantornya di Padangsidimpuan telah disegel KPK.

BACA JUGA..  KPK Didesak Periksa Ketua DPRD Deliserdang Terkait Dugaan Korupsi Sosper Periode 2019-2024

Beberapa informasi yang meluas menegaskan RN dan SP terjaring operasi senyap KPK di Medan.

“Biar sajalah adinda. Toh, hari ini saya bangun tidur dengan sehat dan segar di kamar dan tempat tidur yang biasa. Hari ini, kopi sajian istri rasanya nikmat sekali,” kata Ketua DPRD Tapsel, Rahmat Nasution.

Ia tak ambil pusing dengan gonjang-ganjing hoaks tersebut, karena akan terbantahkan dan hilang sendiri.

BACA JUGA..  Terkait OTT Topan Ginting: KPK Periksa Mantan Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, Dalami Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan

“Untuk apa klarifikasi atau bantah sana sini. Saya masih di sini,” ujarnya.

Sementara, tokoh masyarakat Tapsel yang juga mantan Bupati Syahrul Pasaribu berpesan kepada seluruh masyarakat, agar sebelum meyakini sebuah informasi, sebaiknya lakukan dulu konfirmasi atau koreksi kebenarannya. Jangan termakan isu hoaks. (msp)