SIDIMPUAN, Sumutpost.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I, MSi apresiasi program Martabe Prestasi PT Agincourt Resources (PTAR) yang telah membantu siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
“Program Martabe Prestasi merupakan salah satu wujud kepedulian PTAR terhadap kualitas SDM dan dunia pendidikan,” kata Kepala MAN IC Tapsel Abdul Hakim Siregar, SPd.I, MSi usai menghadiri sosialisasi Program Martabe Prestasi Tahun 2025/2026 di Natama Hotel, Padangsidimpuan, Kamis (13/3/2025).
Sosialisasi Program Martabe Prestasi yang dirangkai dengan buka puasa bersama dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Drs. Yeddi Efendi Sipayung, Kakan Kemenag Tapsel Masir Rambe, MA serta Kepala SMA dan MAN di wilayah Tapsel dan Kota Padangsidimpuan, termasuk SMA Nurul Ilmi Padangsidimpuan.
Sosialisai yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang syarat dan manfaat program Martabe Prestasi, ujar Kepala MAN IC, sangat penting untuk dipahami kepala sekolah dan pemangku kepentingan agar tidak salah dalam memahami tujuan dikucurkannya beasiswa Martabe Prestasi tersebut.
Manager Community Development PTAR Rohani Simbolon mengatakan sosialisasi program Martabe Prestasi tersebut baru pertama dilaksanakan secara luring dengan kepala sekolah/madrasah setelah sebelumnya selalu dilaksanakan secara daring.
Salah satu tujuan sosialisasi itu, ujar Rohani, adalah peningkatan kualias SDM generasi muda melalui beasiswa martabe prestasi. PTAR sebagai pengelola Tambang Emas Martabe “jemput bola” terhadap siswa berprestasi di wilayah Tapsel dan Kota Padangsidimpuan yang akan masuk PTN favorit di Indonesia.
“Sampaikan kepada peserta sosialisasi untuk melaporkan kepada PTAR apabila nanti (18 Maret 2025), pada pengumuman SNBP, siswa yang lulus pada Top 20 PTN Indonesia berdasarkan edurank di Indonesia, agar cepat mendapatkan pendampingan dari PTAR” tuturnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Sumatera Utara, Drs. Yeddi Efendi Sipayung menekankan agar beasiswa tersebut nantinya dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya, sebab program ini merupakan kesempatan untuk peserta didik mendaparkan PTN favorit”
“Mengingat keberhasilan pendidikan itu tidak terlepas dari manajeman dan metode yang dijalankan satuan pendidikan, saya berharap kepada Sekolah/Madrasah, terkhusus guru bimbingan konseling (BK) untuk intensif melalukan pendampingan karir kepada peserta didik,” jelasnya.
Kakan Kemenag Taspel Masir Rambe, MA juga meminta masing-masing sekolah dan madrasah untuk ikut berperan aktif memberikan pemahaman kepada orang tua siswa tentang peluang mendapatkan beasiswa Martabe Prestasi dari PTAR.
“Selain kepada orang tua siswa, tentu, masyarakat dan pemangku kepentingan juga harus tau program ini. Melihat Program ini sangat bagus, saya mengapresiasi PTAR atas keikhlasannya memberikan kontribusi di bidang pendidikan untuk warga Tapsel dan Padangsidimpuan,” pungkas Kakan Kemenag.
Sekilas Tambang Emas Martabe
Tambang Emas Martabe dikelola dan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources. Wilayah tambang mencakup area 30 km² yang berada dalam Kontrak Karya (KK) generasi keenam dengan total luas wilayah 1.303 km². Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatra, tepatnya di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Tambang Emas Martabe mulai berproduksi penuh pada 24 Juli 2012 dan memiliki basis sumber daya 6,1 juta ounce emas dan 59 juta ounce perak per 30 Juni 2024. Kapasitas operasi Tambang Emas Martabe lebih dari 6 juta ton bijih per tahun untuk memproduksi lebih dari 200.000 ounce emas dan 1-2 juta ounce perak per tahun.
PT Agincourt Resources melibatkan lebih dari 3.000 karyawan dan kontraktor, sekitar 99% di antaranya warga negara Indonesia, dan lebih dari 70% berasal dari desa setempat.
PT Danusa Tambang Nusantara (PTDTN) memegang 95% saham PT Agincourt Resources. PTDTN adalah anak usaha PT United Tractors Tbk dengan kepemilikan saham 60% dan PT Pamapersada Nusantara dengan kepemilikan saham 40%, sekaligus bagian dari grup usaha PT Astra International Tbk. Sebanyak 5% saham PT Agincourt Resources dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. (msp)








