IKLAN IKLAN
DAERAH  

Kabanjahe-Berastagi Makin Kinclong! Tong Sampah Fiber Mulai Tersebar di Beberapa Titik Strategis

Tong sampah dari fiber mulai hari ini telah ditempatkan di sejumlah titik di Kota Kabanjahe dan Kota Berastagi, Kabupaten Karo. (Daris Kaban/Sumutpost.id)

KARO, Sumutpost.id – Masyarakat  memberikan apresiasi positif terhadap langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dalam meningkatkan standar kebersihan lingkungan di pusat-pusat keramaian.

Hal ini terlihat dari mulai tersedianya fasilitas tempat sampah berbahan fiberglass baru di sejumlah titik strategis,
khususnya di wilayah Kota Kabanjahe dan Kota Berastagi, Selasa 5 Mei 2026.

Pengadaan tong sampah fiber ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga estetika kota sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

BACA JUGA..  Serahkan SPPT PBB Tahun 2026, Bupati Deliserdang: Tekankan Peran Pajak Dalam Pembangunan Daerah

Kehadiran fasilitas ini dinilai sangat membantu, mengingat Kabanjahe sebagai pusat pemerintahan dan Berastagi sebagai ikon pariwisata Sumatera Utara memiliki volume mobilitas warga dan wisatawan yang tinggi.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya tong sampah baru ini. Selain tampilannya yang lebih rapi, penempatannya di trotoar dan pusat keramaian memudahkan warga maupun pedagang untuk menjaga
kebersihan. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk Karo yang lebih asri,” ujar salah seorang warga di Kabanjahe.

BACA JUGA..  Perkuat Fondasi Permodalan, Bupati Karo Ikuti RUPS LB Bank Sumut
Tong sampah dari fiber mulai hari ini telah ditempatkan di sejumlah titik di Kota Kabanjahe dan Kota Berastagi, Kabupaten Karo. (Daris Kaban/Sumutpost.id)

Di berastagi, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan. Tong sampah fiberglass yang tahan cuaca ini ditempatkan secara berkala di sepanjang jalur protokol dan area pasar, sehingga meminimalisir tumpukan sampah liar di pinggir jalan yang selama ini kerap merusak pemandangan.

Dinas LHK Kabupaten Karo tak kenal lelah menghimbau agar fasilitas yang telah disediakan dapat dijaga bersama oleh masyarakat. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci utama agar investasi fasilitas kebersihan ini memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan lingkungan dan keindahan Kabupaten Karo.

BACA JUGA..  Bupati Masinton Pastikan Lahan 451 Ha Dikelola PT SGSR Secara Ilegal Diambil Alih Pemerintah

Dengan adanya kemajuan ini, diharapkan predikat kota bersih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sekaligus mendukung program pariwisata berkelanjutan di Tanah Karo Simalem. (msp)