TAPSEL, Sumutpost.id – Sebanyak 20 orang santri dari Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang berlokasi di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), telah lulus pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi di Indonesia.
Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Darul Mursyid H Irmawan Mukmin, Senin (23/5/2025) menyebut, merupakan bukti Darul Mursyid menerapkan pendidikan terpadu berbasis pesantren tidak hanya unggul dalam pembinaan akhlak dan spiritual, namun juga mampu bersaing dalam dunia akademik tingkat nasional. Para santri diterima di berbagai program studi strategis yang relevan dengan kebutuhan masa depan bangsa.
Adapun santri yang lolos UTBK beserta perguruan tinggi dan jurusan yang mereka tuju adaah, Andika Prama Yufdi Tambuse lulus di Universitas Indonesia, S-1 Teknik Geomedis, Hutri Sapta Hadi Siregar lulus di Universitas Airlangga, D-3 Perpajakan, Aslam Rialdo lulus di Universitas Sriwijaya, S-1 Agronomi, Maulana Yusuf Nasution lulus di Universitas Sumatera Utara, S-1 Perbankan dan Keuangan, Nadia Permata Sari lulus di Universitas Sumatera Utara, S-1 Teknologi Rekayasa Instrumentasi, Nurfaza Fuadi lulus di Universitas Sumatera Utara, D-3 Metrologi dan Instrumentasi, Rifki Habibi lulus Universitas Sumatera Utara, D-3 Teknik Informatika.
Seterusnya, Sabrina Salsabila Putri Hasibuan lulus di Universitas Sumatera Utara, S-1 Kimia Terapan, Fadhli Fahlevi Muhammad lulus di Universitas Sumatera Utara, D-3 Teknik Informatika, Anta Fasolla Harahap lulus di Universitas Andalas, S-1 Hukum, Mhd. Azis Setiawan lulus di Institut Teknologi Sumatera, S-1 Teknik Informatika, Naufal Ganda H. Nasution lulus di Institut Teknologi Sumatera, S-1 Rekayasa Minyak dan Gas, Muhammad Bayu Pratama lulus di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, S-1 Teknik Metalurgi.
Selain iru, Alif Naufal Harahap lulus di Universitas Negeri Padang, D-3 Manajemen Perdagangan, Ilmi Alfiah Daulay lulus di Universitas Negeri Medan, S-1 Manajemen Konstruksi, Irna Trisia Despita Sari lulus di Universitas Syiah Kuala, S-1 Manajemen, Siti Fadilah Siregar lulus di Universitas Malikussaleh, S-1 Manajemen, Rizki Amnda lulus di Universitas Islam Sumatera Utara, S-1 Manajemen.
“Arbie Wildan Hakim Harahap lulus di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, D-3 Budidaya Tanaman Hortikultura, Hasrad Hakim Siregar lulus di Politeknik Negeri Lhokseumawe, D-3 Teknologi Pengolahan Minyak dan Gas,” ungkapnya.
Direktur Pesantren Darul Mursyid, Drs Yusri Lubis menyampaikan, patut disyukuri dan bangga atas capaian para santri tersebut.
“Ini adalah bukti nyata bahwa santri bisa berprestasi dan bersaing di tingkat nasional. Semoga mereka menjadi duta kebaikan di kampusnya masing-masing, dan tetap menjaga jati diri sebagai alumni pesantren,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi santri lainnya untuk terus berprestasi dan membuktikan bahwa pesantren mampu melahirkan generasi intelektual yang berakhlak mulia.
Terpisah, Pembina Pesantren Darul Mursyid yang juga saat ini sebagai Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga memberi apresiasi yang tinggi, kepada para santri pre yang membuat Pesantren Darul Mursyid optimis menjadi pusat kejayaan sains Islam.
“Luar biasa, santri Pesantren Darul Mursyid ke depan harus terus meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing tidak hanya di level Nasional tetapi juga Internasional,” ucap Jafar Syahbuddin sambil menegaskan, Pesantren Darul Mursyid selalu berusaha mengoptimalisasikan proses belajar-mengajar sejak dini dengan mengutamakan kualitas pembelajaran serta memastikan peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan tuntutan kurikulum. (msp)








