IKLAN IKLAN
DAERAH  

Erwin Siahaan, wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Siantar Ingatkan OPD Tak Main-main dengan Anggaran

Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Siantar, Erwin Freddy Siahaan. (Ist/Ho/Sumutpost.id)

SIANTAR, Sumutpost.id – Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Pematangsiantar, Erwin Freddy Siahaan, mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkhusus Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Lingkungan Hidup agar tidak bermain-main dengan anggaran yang dikelola. Sebab, dua OPD itu paling banyak menerima anggaran yang berasal dari pergeseran efisiensi.

Hal itu disampaikan terkait hasil efisiensi anggaran Pemko Pematangsiantar senilai Rp22 miliar yang digeser untuk pekerjaan prioritas tahun 2025. Uang yang berasal dari pemotongan biaya perjalanan dinas dan ATK itu digunakan sebagian besar untuk pekerjaan fisik, serta pelayanan kesehatan.

BACA JUGA..  Disdik Targetkan Lolos Final Liga OPD Labuhanbatu 2024

Dikatakan Erwin, keputusan pekerjaan itu didapat dari hasil rapat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk kepentingan masyarakat umum. Terlebih lagi Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi mencanangkan optimalisasi Terminal tipe A Tanjung Pinggir dalam waktu dekat.

“Apapun demi kemaslahatan orang banyak tentunya kita dukung, jangan ada yang mengambil keuntungan pribadi atau kelompok tertentu,” kata Erwin, Rabu (30/4/2025).

BACA JUGA..  Netralitas ASN Pilkada Serentak, Henry Dumanter: Jangan Bermain Api, Pidana Menantimu!

Anggota Komisi III ini mengingatkan seluruh OPD satu visi dan misi dengan wali kota menjalankan program yang sudah ditetapkan. “Apalagi jangan sampai ada yang bermain api, nanti terbakar,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta meningkatkan pendapatan daerah yang berasal dari retribusi parkir. Sebab, kata dia, miliaran rupiah keuangan daerah bocor dari sektor ini selama bertahun-tahun.

BACA JUGA..  Temui Sekdaprov, Wali Kota Tanjungbalai Harapkan CSR Pemprovsu

“Selalu yang didapat dari retribusi parkir jauh dari target yang ditentukan. Padahal target itu berasal dari pemerintah sendiri,” ucapnya. (msp)