IKLAN IKLAN

Diduga Korban Bullying, Siswi SMP Sisingamangaraja Tanjungbalai Lompat Dari Lantai IV Sekolah

Siswi SMP Swasta Sisingamangaraja Kota Tanjungbalai yang melompat dari lantai VI sekolah, saat ditangani para medis, sebelum dibawa ke RS di Kota Medan. (Ist/Sumutpost.id)

T.BALAI, Sumutpost.id – Diduga mengalami tekanan mental akibat di bullying, seorang siswi di SMP Swasta Sisingamangaraja, Kota Tanjungbalai nekat melompat dari lantai 4 di sekolahnya. Aksi nekat dan sangat berbahaya itu terjadi pada Sabtu (18/10/25) kemarin sekitar pukul 08.25 WIB.

Keterangan yang diperoleh dilapangan mengatakan, sebelum kejadian yakni sekitar pukul 08.00 WIB, korban bersama rekan-rekannya masih mengikuti kegiatan olah raga. Seusai mengikuti kegiatan, korban permisi mau ke toilet yang kebetulan berada di lantai 4 sekolah tersebut.

BACA JUGA..  Jelang Nataru, Sopir dan Kernet Angkutan Umum Jalani Tes Urine di Terminal Lubuk Pakam

Tiba-tiba, korban sudah terjatuh dari lantai IV hingga ke loby sekolah di lantai 1 dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri. Melihat kejadian itu, pihak sekolah langsung menghubungi orang tua korban dan bersama-sama membawa korban langsung ke RSUD Dr Tengku Mansyur, Tanjungbalai guna mendapatkan pertolongan.

Melihat kondisinya, tidak lama kemudian, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Siloam di Medan guna mendapatkan pertolongan yang lebih intensif.

BACA JUGA..  Dikejar Aparat, Kurir Buang 33 Ball Ganja, Mobil Toyota Rush Rentalan Ditinggal Kosong

Informasi yang diperoleh dari pihak RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjungbalai mengatakan, korban dirujukĀ  karena mengalami cedera berat seperti tulang kaki dan tangan patah serta luka di kepala.

Keterangan lain yang diperoleh, korban berinisial CWY (13),
saat ini masih pelajar di kelas IX SMP Swasta Sisingamangaraja, Kota Tanjungbalai diduga mengalami gangguan mental karena menjadi korban bullying dari teman-temannya. Selain itu, baru-baru ini, kakek korban juga baru meninggal dunia.

BACA JUGA..  Masyarakat Tanjungbalai Rindu Kota yang Sehat

Kanit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan Polres Tanjungbalai, Iptu L Simatupang yang dihubungi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Katanya, setelah mengetahui kejadian, pihaknya langsung melakukan olah atau cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan komunikasi kepada guru sekolah itu.

“Setelah mendapat informasi tentang kejadian, kita langsung turun ke lokasi guna melakukan olah TKP. Soal penyebab kejadian, masih kita lakukan penyelidikan”, ujar Iptu L Simatupang. (msp)