TAPTENG, Sumutpost.id – Penantian panjang warga Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), akhirnya terjawab.
Untuk pertama kalinya, masyarakat setempat kini dapat menikmati aliran listrik, sebuah perubahan besar yang disambut dengan haru dan rasa syukur.
Peresmian jaringan listrik tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, pada Kamis 7 Mei 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Tapteng itu sekaligus menandai dimulainya babak baru kehidupan masyarakat di wilayah yang selama ini belum tersentuh akses energi.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa hadirnya listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Listrik ini adalah awal dari perubahan. Kita ingin anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, ekonomi masyarakat bergerak, dan pelayanan publik semakin meningkat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat serta PLN UP3 Sibolga atas dukungan dalam merealisasikan program listrik desa tertinggal, sehingga wilayah terpencil seperti Untemungkur kini mulai menikmati layanan dasar yang layak.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik ini merupakan bagian dari program nasional yang didukung tambahan anggaran tahun 2025.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, PLN telah membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer, jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer, serta lima unit trafo distribusi dengan total kapasitas 300 KVA.
Menurutnya, upaya pemerataan listrik masih terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama dinas terkait juga telah mengajukan proposal lanjutan guna menjangkau desa-desa lain yang belum teraliri listrik.
Sementara itu, suasana haru tampak jelas dari raut wajah warga saat listrik mulai menyala. Tokoh masyarakat setempat, Saroha Hutagalung, mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi peristiwa bersejarah yang tak akan terlupakan.
“Selama ini kami hidup dalam keterbatasan tanpa listrik. Hari ini menjadi bukti bahwa kami juga diperhatikan. Ini harapan baru bagi kami semua,” ucapnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Disman Sihombing, unsur Forkopimca Kecamatan Kolang, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, serta warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses listrik hingga seluruh wilayah dapat menikmati energi secara merata, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan yang inklusif hingga ke pelosok daerah. (msp)








