IKLAN
DAERAH  

Perhatian Yaspenhir pada Karyawan dan Guru Terkait Naik Haji

Pemberangkatan karyawan Darul Mursyid menuju Tanah Suci, menunaikan Ibadah Haji. (ist/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id- Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap program memberangkatkan karyawan dan tenaga pengajar (guru), di Pesantren Modern Unggulan Terpadu ‘Darul Mursyid’, naik haji. Termasuk karyawan yang telah purna bhakti.

Kepala Divisi Humas dan Pemberdayaan Umat, Asep Safa’at Siregar pada wartawan, Jumat (14/6/2024) menyebut, tahun ini ada seorang karyawan yang sudah pensiun, Ali Usmar Hasibuan, yang diberangkatkan haji.

“Sudah kita berangkatkan Bapak Ali Usmar asal Desa Simanosor Julu, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa 4 Juni 2024 lalu,” terangnya.

Disebut, di Darul Mursyid memang ada program berangkat haji dan umroh bagi guru dan karyawan, sebagai bentuk apresiasi berdasarkan prestasi dan pengabdiannya.

BACA JUGA..  Kiprah Lulusan SMP Albanas Sipirok Ditunggu di Era Indonesia Emas

“Program ini adalah program rutin dan telah berjalan kurang lebih 16 tahun. Perwakilan guru Pesantren Darul Mursyid yang mendapatkan moment bahagia ini untuk menunaikan ibadah haji tahun 2024 adalah Bapak Ali Usmar Hasibuan yang saat ini sudah pensiun dan kebetulan sudah didaftarkan haji sejak tahun 2012 lalu,” ungkapnya.

Diungkapkan, tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, juga untuk memuliakan para guru dan karyawan yang sudah mengabdi dengan prestasi yang sudah diraih.

“Prinsip Bapak Jafar Syahbuddin Ritonga sebagai nakhodanya Darul Mursyid adalah, dirinya tidak akan pergi haji dan umroh untuk kedua kalinya, sebelum semua guru dan karyawan naik haji atau umroh,” terang Asep.

BACA JUGA..  Kades se Kecamatan SDH Tapsel Komit Kembangkan Layar Pemuda Pancasila

Disampaikan, Ali Usmar Hasibuan sangat bersyukur atas pemberian hadiah haji dari Pesantren Darul Mursyid itu. Diharap, program ini terus berlanjut hingga semua guru dan karyawan mendapat jatah haji dan umroh.

Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid menjelaskan, beberapa kriteria untuk pemilihan guru dan karyawan yang diberangkatkan haji dan umroh adalah, kriteria kuantitas pengabdian, prestasi hingga loyalitas.

“Semua sudah kami siapkan, mulai dari pengurusan paspor dan lain-lain, jadi yang terpilih tinggal berangkat saja,” ujarnya.

BACA JUGA..  Cap Go Me 2026/20577K, Bupati: Pelestarian Budaya Tionghoa Deli Serdang Patut Dicontoh Daerah Lain

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Pesantren Darul Mursyid dan juga Ketua MUI Sumut Bidang Ekonomi Pemberdayaan Umat, Jafar Syahbuddin Ritonga (JSR) mengaku sangat bersyukur atas rezeki yang telah diberikan kepada Darul Mursyid.

“Karena itu, kita berdoa semoga Pesantren Darul Mursyid semakin maju. Kita doakan juga semoga bapak Ali Usmar Hasibuan yang sudah diberangkatkan haji nantinya lebih bersemangat lagi dalam beribadah dan mengisi kehidupannya pada saat pensiunan. Kemudian kepada para guru-guru yang belum dapat giliran agar bersabar, semua pasti akan mendapatkan perhatian yang sama,”  ucap alumni S3 USM Malaysia itu. (msp)