MEDAN, Sumutpost.id – Banyak sekali kisah menggembirakan yang dialami penderita katarak setelah menjalani operasi katarak. Salah satunya, Mustofa Harahap (9 tahun) yang baru saja menjalani operasi katarak di RS Mencirim 77 Medan pada Minggu (8/9/2024).
Ditemani orangtuanya, ia menempuh perjalanan hampir 12 jam dari rumah mereka di Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan, menuju Medan. Tujuannya satu, yakni menyembuhkan mata katarak Mustofa.
“Kemarin operasi, aku enggak takut. Ternyata cuma sebentar dan enggak sakit. Kalau mataku sudah terang, aku mau main sepakbola lagi, baca buku pelajaran nanti juga bisa jelas,” ujarnya.
Tidak hanya Mustofa, Amrin (58 tahun), warga Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, mengaku senang mengikuti operasi katarak. Lima tahun lamanya, Amrin yang sehari-hari bekerja di peternakan ayam menderita katarak. Alhasil, kegiatannya saban hari cukup terganggu, padahal ia satu-satunya tulang punggung keluarga.
“Setelah operasi ini penglihatan saya pasti lebih terang, bisa bekerja lebih baik lagi, jelas melihat orang lain, dan bisa mengendarai sepeda motor untuk bekerja,” ucapnya. (msp)







