IKLAN

MEDAN  

Ingat Tuhan!! Hashim Disarankan Kembalikan Fungsi Hutan yang Terbakar, Tidak Perlu Bantah Mau Buka Lahan Perkebunan Sawit

Korwil Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut, Drs Gandi Parapat. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) menyarankan adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, supaya tidak mengurusi masalah pengelolaan hutan yang terbakar dengan luas mencapai 12,7 juta hektar.

Koordinator PMPHI Wilayah Sumut, Gandi Parapat mengatakan, pihaknya menangkap pihak baik Hashim Djojohadikusumo untuk membantu memperbaiki kerusakan hutan yang mencapai belasan juta hektar tersebut. Namun, Hashim Djojohadikusumo harus memahami, rakyat Indonesia akan pesimistis atas rencana Hashim Djojohadikusumo tersebut.

BACA JUGA..  9 Siswa LPK SO Koufuku Daruma Di Sumatera Lulus Seleksi Kerja Ke Jepang

“Hutan yang terbakar ataupun sengaja dibakar tersebut, dulunya merupakan karya terindah untuk kebutuhan oksigen masyarakat di dunia, khususnya Indonesia tercinta. Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa ini harus dijaga, atau dikembalikan fungsinya ke sedia kala. Bukan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit, yang dipastikan akan merusak alam,” kata Gandi Parapat.

Dengan mengembalikan fungsi hutan sebagai sumber kehidupan manusia, kata Gandi sambil mengharapkan, Hashim Djojohadikusumo akan diberikan kesehatan dan umur yang panjang. Hashim akan hidup tanpa kekurangan meski tulus dan ikhlas membantu pemerintah dalam mengembalikan fungsi hutan.

“Bukan menjadi rahasia umum lagi, bahwa seorang Hashim Djojohadikusumo dikenal sebagai salah satu orang terkaya di negeri ini. Hartanya pun dipastikan tidak akan habis tujuh turunan jika Hashim Djojohadikusumo mengeluarkan anggaran pribadinya untuk mengembalikan fungsi hutan belasan juta hektar yang terbakar tersebut,” sebutnya. (msp)