MEDAN, Sumutpost.id – Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat mengaku sangat lucu saat Jokowi mempertontonkan memijak kepala kerbau dengan memakai baju kerajaan.
“Jangankan kepala kerbau, kepala negara pun takut sama Jokowi. Bagi kami kenapa Jokowi harus mempertontonkan ke dunia memijak kepala kerbau dengan memakai baju kerajaan yang didampingi dengan raja-raja adat di Lampung”, kata Gandi Parapat, Rabu (1/7/2026).
Pun demikian, Gandi menyebut pihaknya tetap menilai semua yang dilakukan Jokowi beserta keluarganya positif. Tapi kegiatan memijak kepala kerbau yang dipotong sangat lucu.
“Apakah itu menggambarkan kepala seorang raja namun tidak berharga bisa diatur dan dipijak pijak”, katanya seraya menambahkan dalam adat daerah tersebut tidak ada ritual memijak kepala kerbau.
Dibagian lain, Korwil PMPHI Sumut itu menyebut saat ini masyarakat menanti sidang Ijazah Jokowi di Pengadilan. Semua menginginkan kepastian hukum dan Jokowi selalu sehat datang menunjukkan kebenaran dalam persidangan melawan Roy dan Tifa.
“Kami sangat yakin Jokowi pasti menang melawan Roy dan Tifa. Semua teka teki akan terjawab” ujar Gandi.
“Dan seperti kata orang, Prabowo yang mantan anak buah Jokowi, tanpa Jokowi Prabowo tidak bisa Presiden. Sebagai manusia pasti ada balas budi dan kami tau Prabowo sangat beretika”, sambung Gandi.
Terkait rencana kunjungan Jokowi ke daerah, PMPHI Sumut berharap Jokowi tidak perlu melawak di Sumatera Utara (Sumut) atau jangan datang ke Sumut seperti ke Lampung memijak kepala kerbau.
“Belum tentu semua pendukung mu senang dengan lawakan. Kami berharap presiden Prabowo harus ikut menyelesaikan pengaduan Jokowi ke Roy dan Tifa. Selesaikan beban Jokowi yang mendunia dan teka teki”, tutup Gandi Parapat. (msp)







