IKLAN

Gubernur Bobby Nasution: ASN Pemprov Yang Ditangkap Kalau Bisa Pecat Sekalian

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution geram usai seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Biro Perekonomian Pemprov Sumut ditangkap aparat Polrestabes Medan terkait dugaan penggunaan vape mengandung narkotika.

Bobby menegaskan, ASN yang terlibat penyalahgunaan narkoba harus diberikan sanksi berat, bahkan tidak menutup kemungkinan diberhentikan jika terbukti bersalah dan divonis pidana di atas dua tahun.

BACA JUGA..  Mutasi Besar Polda Sumut, AKBP Adrian Risky Lubis Jabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan

“Kalau memang hukumannya nanti di atas dua tahun, bisa kita pecat. Kalau bisa hukumannya berat sekalian,” tegas Bobby kepada wartawan.

Menurut Bobby, informasi penangkapan ASN tersebut sudah diterimanya dari Sekda dan BKD Sumut. Ia pun langsung meminta agar proses penindakan dilakukan tegas tanpa toleransi.

“Kita sudah ingatkan berkali-kali, masih juga melanggar,” ujarnya.

BACA JUGA..  Kembali Ratusan Gemot Bersajam Serang Warga Selambo, 2 Tewas dan Beberapa Orang Luka Kritis

Bobby mengatakan, status ASN tersebut saat ini masih menunggu proses hukum dari kepolisian. Namun, Pemprov Sumut memastikan akan mengambil tindakan sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.

“Sekarang kita tunggu proses dari Polres, tapi saya tadi sudah bilang, kalau memang salah ya dijatuhkan hukuman saja yang berat,” katanya.

Oknum ASN Pemprov Sumut yang ditangkap terkait kepemilikan vape mengandung narkoba. (Ist/Sumutpost.id)

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung rencana penguatan regulasi terkait pemberantasan narkoba di Sumut. Ia mengaku sudah meminta agar rancangan peraturan daerah (Perda) segera diajukan ke DPRD Sumut tahun ini.

BACA JUGA..  Polrestabes Medan Gagalkan Perdagangan 6 Satwa Dilindungi

“Sudah kita bahas dengan DPRD. Kita minta tahun ini bisa masuk agenda supaya cepat dibahas dan diputuskan,” ucapnya. (msp)