IKLAN

Dua Begal Sadis di Belawan Ditembak Tim Jatanras Polda Sumut

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba memaparkan pengungkapan kasus begal sadis, Rabu (22/4/2026). (Hum.Poldasu for Sumutpost.id)

BELAWAN, Sumutpost.id – Dua tersangka begal sadis ditembak tim gabungan Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut dan Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

“Modusnya begal, mengikuti korban dari belakang. Kedua tersangka ini beraksi secara sadis, lengan korbannya seorang wanita disayat menggunakan cutter,” jelas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama Kita Purba, Rabu (22/4/2026).

BACA JUGA..  Joko Widodo Presiden Terbaik Sepanjang Republik Indonesia Berdiri

Adapun kedua tersangka, Irfan Hakim alias Irfan Aceh (29), warga Jalan Asahan Belawan dan Jufri Syahputra alias Bokir (30), warga Belawan. Irfan yang berperan joki sepeda motor ditangkap di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang pada Senin (20/4/2026).

Sedangkan tersangka Jufri Syahputra alias Bokir, berperan sebagai otak pelaku dan eksekutor, ditangkap di Kabupaten Aceh Tamiang Aceh. Bokir merupakan residivis penadahan hasil kejahatan pada 2014 lalu.

“Kedua tersangka terpaksa ditembak karena melawan ketika ditangkap. Mereka beraksi dengan cara berkeliling menaiki sepeda motor,” terang Kombes Pol Ricko.

BACA JUGA..  Ratusan Warga Medan Utara Gelar Aksi, Kapolres Belawan Siap Berangus Narkoba dan Kejahatan Lain

Kedua tersangka beraksi di Jalan Ileng Uki depan Gang Keluarga, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan pada Rabu (15/4/2026) sekira pukul 13.00 WIB.
Peristiwa itu terjadi ketika adik pelapor Juliana (37), warga Rengas Pulau, Medan Marelan usai mengantar anaknya ke sekolah. Dalam perjalan pulang, korban dipepet kedua tersangka.

“Tersangka Bokir langsung menyayat lengan kanan adik pelapor menggunakan cutter dan mengambil tas lalu kabur naik sepeda motor,” paparnya.

BACA JUGA..  Tim Satgas Pangan Bersama Subdit Indag Cek Stok Daging Jelang Ramadhan

Tas itu berisikan uang Rp 60 ribu. Bersama tersangka diamankan barang bukti tas hitam milik korban, sepeda motor Honda Scoopy hitam yang digunakan beraksi, sandal jepit, topi hitam dan 1 handphone (HP).

Menjawab wartawan, Kombes Ricko masih memburu seorang pelaku lagi. “Masih ada satu pelaku lagi yang kita kejar,” pungkasnya. (msp)