TAPSEL, Sumutpost.id – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menorehkan prestasi yang cukup membanggakan pada ajang Metodist Education Expo (MEE) ke-25 tahun 2025.
Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid, Arif Rahman Hakim menyebut, MEE adalah olimpiade bergengsi di tingkat regional Sumatera Utara yang rutin diikuti Darul Mursyid setiap tahun. Olimpiade yang diselenggarakan oleh SMA Methodist 2 Medan ini, berlangsung 14-15 November 2025. Olimpiade diikuti ribuan peserta dari sekolah di Sumatra Utara (Sumut).
“Darul Mursyid berhasil prestasi, bidang studi ekonomi Medali Emas diraih Agil Soloon. Medali Perak oleh Muhammad Zaky Hadinata , Rafa Gading Tanjung dan Bintang Arya Hasibuan. Sedangkan Medali Perunggu diraih oleh Dhiyak Faisal, Atikah Ayu, Ilham Bustami dan Diyah Alya,” terangnya.
Sementara, pada bidang studi fisika, Darul Mursyid meraih dua medali Perunggu oleh Attaya Khlaila dan Nayla Afifah. Dari bidang study biologi, Nazwa Pebriza sukses membawa pulang Medali Perak, dan Salwa Hidayah juga menyumbangkan Medali Perunggu.
Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid menyebut, deretan prestasi santri PDM terus bertambah pada ajang olimpiade bergengsi yang tentunya akan berdampak positif untuk kemajuan Pesantren Darul Mursyid.
“Selamat dan sukses buat bapak ibu guru yang telah membimbing dan berjuang demi suksesnya santri kita, para santri yang berhasil meraih medali, semoga dengan prestasinya itu membawa barokah untuk masa depannya dan juga untuk Pesantren Darul Mursyid serta harapan besar kita bisa menjadi motivasi untuk santri lain untuk terus bersungguh-sungguh dalam meraih prestasi,” ungkap Yusri Lubis.
Sementara, Ja’far Syahbudin Ritonga sebagai KetuaPembina Pesantren Darul Mursyid, juga memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi tersebut.
“Selamat dan sukses untuk tim olimpiade MEE 2025, teruslah berkarya dan tunjukkan kemampuan serta kecintaan generasi muda terhadap sains. Ini adalah prestasi yang dihasilkan atas kerja sama yang baik. Namun, bukan berarti kita sudah puas, masih banyak lagi tugas PDM ke depan untuk meraih prestasi serta konsisten dalam mewujudkan Pesantren Darul Mursyid sebagai pusat kejayaan sains Islam di Sumatera bagian tenggara,” tutur Wakil Bupati Tapsel dan Alumni S3 USM Malaysia yang akrap disapa JSR ini. (msp)







