IKLAN IKLAN
DAERAH  

Bupati Deliserdang Apresiasi PTPN 1 Atas Kerjasama Program Sekolah Rakyat

Bupati Deliserdang, H.Asri Ludin Tambunan didampingi Wabup Lom Lom Suwondo menerima Regional Head PTPN 1 Regional 1, Didiek Prasetyo dan SEV Aset PTPN 1 Regional 1, Ganda Wiatmaja beserta jajaran di Ruang Rapat, Lantai II, Kantor Bupati di Lujukpakam, Selasa (29/7/25). (Diskominfo Ds for Sumutpost.id)

DELISERDANG, Sumutpost.id – Bupati Deliserdang, dr.H.Asri Ludin Tambunan memberi apresiasi kepada PTPN 1 Regional 1 atas kerja sama pelaksanaan program sekolah rakyat dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Apalagi, Presiden Prabowo Subianto yang gigih dan tulus membangun masyarakat Indonesia juga memberikan banyak tugas kepada kepala daerah untuk memajukan masyarakat. Seperti program seperti swasembada pangan, tiga juta rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat dan lainnya.

“Kerja sama yang sudah baik itu dibuktikan dengan cepatnya keluar rekomendasi untuk sekolah rakyat di Kecamatan Hamparan Perak,” kata Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Lom Lom Suwondo SS kepada Regional Head (RH) PTPN 1 Regional 1, Didiek Prasetyo dan SEV Aset PTPN 1 Regional 1, Ganda Wiatmaja beserta jajaran di Ruang Rapat, Lantai II, Kantor Bupati di Lujukpakam, Selasa (29/7/25).

BACA JUGA..  Seperti Air Terus Mengalir: Bupati Asri Ludin Tambunan Menjaga Momentum Menuju Deliserdang Sehat, Cerdas, dan Religius

Menurut Asri Ludin, sekolah rakyat merupakan kebutuhan nasional. Sedangkan kebutuhan Deliserdang saat ini adalah rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Hamparan Perak dan alun-alun di setiap kecamatan.

“Ini diperlukan toleransi dari pihak PTPN, karena yang kita bangun adalah fasilitas masyarakat bukan untuk yang lainnya,” papar Asri Ludin Tambunan.

Selain itu, tambahnya, program ketahanan pangan yang menjadi visi misi lainnya Presiden juga harus didukung dan dilakukan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan PTPN 1.

Misalnya, pembangunan food estate. Kawasan tersebut bisa dipinjamkan dan dikelola. “Tidak dijual tapi untuk meningkatkan kapasitas ketahanan pangan kita,” tuturnya.

Mengenai progran tiga juta rumah, pada tahun ini Provinsi Sumatera Utara dibebankan 15 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan 7 ribu rumah untuk Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

BACA JUGA..  Ciptakan Tonggak Sejarah! Penantian 50 Tahun Dijawab Bupati Asri Ludin Tambunan: Jalan Desa Kuala Dekeh Sibiru-Biru Diaspal

Region Head, Regional 1 PTPN 1, Didiek Prasetyo menyebutkan, Regional 1 PTPN1 akan meningkatkan sinergitas dan kalaborasi dengan Pemkab Deliserdang.

Didiek Prasetyo menambahkan, areal di ex PTPN II cukup luas sekitar 32.000 Ha. “Perlu kami sampaikan bahwa dibeberapa tempat di regional 1 PTPN 1 ini, ada yang perlu kamikoordinasikan dengan Bapak Bupati karena ini menyangkut areal Ex HGU PTPN2. Karena dari 5.873 areal Ex HGU tersebut, sebagian besar berada di Deliserdang, hampir 4.000 an hektar yang menurut kami ini perlu di koordinasikan dengan Bapak Bupati, bagaimana kita bisa mempercepat penyelesaian permasalahan areal Ex HGU,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Penuh Kekeluargaan, Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Hadiri Halalbihalal Muhammad Dahnil Ginting

Didek juga menerangkan, PTPN I Regional I yang bidang usahanya mengelola kelapa sawit di daerah Langkat dan juga tebu di Deliserdang yang paling banyak di daerah Sei Semayang, Bulu Cina kemudian Tandem.

Sedangkan komoditi tembakau yang sebelumnya hanya menyisakan 4 hektare, tapi tahun 2025 bisa perluas menanam Tembakau Deli menjadi 20 hektare.

“Insya Allah tahun depan kita rencanakan menjadi 50 hektare, kemudian tahun 2027 kita targetkan lagi luas tanaman tembakau 100 hektar. Kemarin kami mendapat izin dari Direksi PTPN I untuk bisa menjaga areal Tembakau Deli di luasan 200 hektare. Saat ini, kami lakukan penanaman itu di daerah Klumpang, karena menurut informasi daerah Klumpang tembakau yang dihasilkan masih cukup bagus, selain daerah Helvetia yang dulu terkenal,” tandas Didek. (msp)