IKLAN IKLAN

Pulang Ibadah Minggu, Dua Gadis Tewas Ditabrak Innova di Jalan Kapten Sumarsono

Petugas tampak membawa salah satu dari dari dua pengendara sepedamotor yang tewas ditabrak mobil Toyota Inova BK 1453 RG di Jl. Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (27/8). (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Dua orang gadis bernama Sri Rezeki Tambunan (22) dan Dita Chalara Silaban (13) tewas seketika setelah ditabrak mobil Toyota Innova BK 1453 RG di Jl. Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (27/8) kemarin.

Kedua korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 3432 AGC. Seorang teman korban menuturkan, mobil yang menabrak datang dari arah Ringroad menuju Pulo Brayan dengan kecepatan tinggi.

BACA JUGA..  Penyidik Polres Tanah Karo Diduga Petieskan Kasus Penipuan Penggelapan Penjualan Tanah Kavling

“Mobil ini datang dari belakang dengan kecepatan tinggi. Katanya sih mabuk. Terus si korban mau nyeberang dan ditabrak dari belakang sampai terpental. Korban meninggal di lokasi kejadian,” ujar seorang perempuan yang mengaku teman Sri Rezeki, Minggu (27/7).

Akibat kejadian itu, Sri Rezeki mengalami luka di bagian kepala, lecet di dagu, dan dahi sebelah kiri robek. Sementara Dita Chalara mengalami luka lecet pada bagian pipi kanan, luka memar pada bagian kepala, luka lecet pada bagian tangan kanan. Keduanya pun dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

BACA JUGA..  Jenazah Kades Liang Pematang Bahagia Tarigan Ditemukan Mengambang di Sungai

Pengemudi mobil bernama Andrian (28) warga Jl. Gunung Simeru Kelurahan Binjai Estate Kecamatan Binjai Selatan juga menderita luka-luka.

Terpisah, Kanit Gakum Sat Lantas Polrestabes Medan, Iptu Sarma Rajagukguk ketika dikonfirmasi terkesan tertutup.

Dalam keterangan tertulisnya, perwira berpangkat dua balok emas itu enggan membeberkan identitas pengemudi mobil tersebut. Sarma juga enggan menjabarkan kronologis peristiwa yang merenggut dua nyawa itu.

BACA JUGA..  Barak Narkoba dan Judi Milik Salah Satu Ketua Ormas di Mardingding Karo Bebas Beroprasi di Bulan Ramadhan

Disinggung terkait pengemudi yang mabuk, Sarma juga membantahnya.

“Masih dalam proses. Kalau mabuk tidak, namun ngantuk,” katanya. (msp)