TAPSEL, Sumutpost.id – Sebelum berangkat menuju asrama haji yang dijadwalkan 24 Mei mendatang, 174 Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ditepung tawari, oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Sabtu (17/5/2025) di Gedung Serbaguna, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok.
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu meminta para jamaah calon haji duyufurrahman (tamu yang disayangi) bisa menjaga kesehatan dan kebugaran. Sebab, cuaca di Tapsel dengan di tanah suci sangat jauh berbeda. Selain itu, juga diminta jaga rukun dan wajib dari pelaksanaan haji, agar setelah kembali menyandang predikat haji dan hajjah mabruroh.
“Tepung tawar ini adalah ‘upa-upa’ yang bermakna do’a. Do’a dari kami agar sehat, dan semua rukun dan wajib bisa dilaksanakan dengan sempurna. Para duyufur rohman, do’akan juga Tapsel agar jauh dari mara bahaya. Do’akan kami beserta seluruh pimpinan daerah agar diberi kekuatan, petunjuk dan hidayah untuk bisa memimpin Tapsel lebih baik sesuai tupoksi masing-masing,” ungkapnya.
Plh. Kakan Kemenag Tapsel Samsul Kamar menyebut, tepunh tawar tersebut merupakan ungkapan rasa syukur dan doa terbaik bagi para tamu Allah. Juga sekaligus bentuk kasih sayang dan dorongan energi positip dari Bupati Tapsel dan jajarannya.
Sementara tokoh masyarakat Tapsel diwakili Bupati dua periode Syahrul M. Pasaribu juga meminta, agar calon haji senantaiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Baik itu sebelum berangkat, saat di tanah suci sampai kembali pulang ke tanah air.
“Insya Allah semua rukun wajib dan sunat dapat ditunaikan dengan lancar. Pulang ke tanah air menyandang predikat haji dan hajjah mabrur,” ucapnya.
Menuruynya, tepung tawar ini juga merupakan wujud ungkapan rasa syukur dan kasih sayang Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, beserta segenap jajaran, kepada masyarakatnya yang akan menunaikan Rukun Isalam kelima.
“Saat di tempat-tempat makbul, tolong do’akan para pemimpin Tapsel agar sukses melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Khususnya Bupati dan Wakil Bupati agar bisa mewujudkan Tapsel Kembali Bangkit,” pintanya.
Tepung tawar juga di isi tausiyah oleh Ustadz H. Azwardin Nasution dari Kota Medan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz menyampaikan keutamaan menunaikan Rukun Islam kelima bagi umat Islam.
Menurutnya, tidak semua umat Islam yang mampu secara finansial bisa menunaikan haji. Tidak pula semua umat Islam yang mampu secara bathin dan fisik bisa menunaikan haji. Maka, itulah kenapa para duyufurrahman ini disebut orang-orang pilihan.
Sementara Kabag Kesra Pemkab Tapsel, Ainul Bahri Pohan, menyebut tepung tawar Calhaj ini kegiatan rutin tahunan. Yakni sebagai ungkapan syukur dan kasih sayang Pemkab Tapsel kepada masyarakatnya yang menunaikan ibadah haji.
Calhaj Tapsel diberangkatkan ke Asrama Haji Medan pada Sabtu 24 Mei 2025 pagi dari halaman Masjid Agung Syahrun Nur. Pemkab Tapsel akan menyerahkan bingkisan dalam bentuk barang dan uang rial sebagai tambahan bekal.
“Bingkisan bekal selama di perjalanan dari Sipirok ke Ahmed dan mungkin juga sampai ke tanah suci. Sekitar Rp 500 ribu per orang atau 100 rial,” sebutnya. (msp)







