IKLAN IKLAN
DAERAH  

Terkait Banjir di Kecamatan Dolok Masihul, Ini Pernyataan Kadis PUTR Sergai Johan Sinaga

Kepala Dinas PUTR Sergai, Johan Sinaga SE.MM. (ist/Sumutpost.id)

SERGAI, Sumutpost.id – Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Bukit Cermin Kecamatan Dolok Masihul karena meluapnya Sungai Sibarau.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) PUTR Sergai Johan Sinaga SE.MM saat memberikan keterangan kepada Sumutpost.id melalui pesan Whats App (WA) Kamis (30/1/2025).

Dalam keterangannya, Johan Sinaga mengatakan banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Bukit Cermin itu akibat jebolnya (pecah) beberapa tanggul sungai disana.

“Penyebab banjir, akibat jebolnya tanggul Sungai Sibarau. Tentunya, banjir ini berdampak pada rumah dan tanaman milik warga disana,” kata Johan Sinaga.

BACA JUGA..  Inspektorat Deliserdang Pastikan Pemberhentian Kades Paluh Kurau Sudah Sesuai Ketentuan

Menurut Johan, Sungai Sibarau yang mengalir di Kecamatan Dolok Masihul dan Tebing Tinggi itu hulunya berada di Kabupaten Simalungun.

Sedangkan hilirnya berada di Kabupaten Sergai seperti di Kecamatan Dolok Masihul dan Tebing Tinggi.

Jadi ketika musim penghujan tiba maka berdampak banjirlah di Kabupaten Serdang Bedagai Sergai, sebutnya.

Meskipun, secara kewenangan dalam penanganan banjir ini merupakan mutlak adalah kewenangan Pemerintah Pusat.

Namun, pihaknya (Dinas PUTR) dalam penanganan banjir ini tetap selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II (Dua) sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah, ucapnya.

BACA JUGA..  Anggota DPRD Deliserdang Dahnil Ginting Bantu Uang Sewa Kontrakan 2 Anak Di Lubukpakam

“Makanya, kami selalu berkordinasi dan bersinergi bersama BWS. Kami selalu memberikan informasi terkait adanya tanggul sungai yang jebol (Pecah). Jebolnya tanggul sungai Sibarau ini bisa berdampak buruk bagi masyarakat disekitarnya,” bilangnya.

Selain itu, Johan Sinaga juga memberi apresiasi kepada teman-teman dari BWS karena respon dari mereka begitu cepat dan langsung bergerak kelokasi melihat situasi disana.

Buktinya, dari awal Januari ini alat berat mereka sudah hampir sebulan berada di alur sungai Sibarau untuk memperbaiki dan merehabilitasi tanggul sungai yang jebol.

BACA JUGA..  2.870 Calon Jamaah Haji Sergai Siap Berangkat, Bupati Sampaikan Pesan Ini

Karena dibulan Januari ini curah hujan sangat cukup tinggi sehingga tanggul yang baru dikerjakan belum sempat mengering dan padat sudah dihantam banjir lagi.

“Semoga saja kedepannya cuaca panas sehingga pekerjaan penimbunan tanggul sungai ini bisa maksimal dapat diperbaiki,” ujar Kadis.

Dengan menunggu surutnya air sungai disana, BWS sudah menyiapkan alat berat ekscavator untuk melakukan pengerjaan dengan memperbaiki dan menutupi tanggul yang jebol ini harus beberapa kali ditimbun untuk mendapat penguatan tanggul sungai tersebut, pungkas Johan Sinaga. (msp)