IKLAN

Sah! Bahlil Terpilih Jadi Ketum Golkar

(HO/Jawapos/Deri Ridwansah)

JAKARTA, Sumutpost.id – Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar menyepakati Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.

Hal ini dinyatakan Ketua Ketua Pimpinan Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar, Adies Kadir dalam rapat yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/8) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Adies mengatakan seluruh DPD I dan DPD II Partai Golkar sepakat mendukung Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode selanjutnya.

BACA JUGA..  KPU Tanjungbalai Siapkan 131.647 Ribu Surat Suara untuk Pilkada 2024

“Seluruh pandangan umum dari pemegang hak suara, DPD I Partai Golkar, DPD II Partai Golkar seluruh Indonesia dan Hasta Karya, semua menyatakan bahwa mendukung Bapak Bahlil Lahadalia untuk menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029,” kata Adies.

Keputusan ini lantas langsung disepakati oleh seluruh perwakilan kader Golkar yang hadir. Dalam agenda ini, Bahlil resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029 serta Ketua Dewan Formatur.

BACA JUGA..  46 Hari, Polda Sumut dan Jajaran Sita 396 Kg Sabu dan Amankan 673 Pelaku

“Saya menanyakan apakah disetujui (Bahlil) sebagai formatur tunggal?” tanya Adies.

“Setuju,” jawab seluruh kader Golkar yang hadir.

Selain nasib Bahlil, Adies turut meresmikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK). Dia mengatakan dengan diterimanya laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar yang disampaikan AGK, pihaknya meresmikan AGK telah usai memimpin Golkar.

“Dengan diterimanya laporan pertanggungjawaban DPP partai Golkar yang disampaikan Plt Ketua Umum bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, maka dengan ini kami nyatakan bahwa DPP Partai periode 2019-2024 dinyatakan demisioner, setuju?” tanya Adies.

BACA JUGA..  Nista Agama, Majelis Hakim PN Medan Tolak Eksepsi Terdakwa Ratu Entok

Atas permintaan persetujuan tersebut, seluruh kader sepakat menerima laporan pertanggungjawaban AGK sebagai Plt. Ketua Umum Partai Golkar. AGK pun dinyatakan telah usai menggantikan Airlangga Hartarto memimpin Golkar setelah mendapatkan penggantinya.

“Setuju,” jawab seluruh kader. (msp)