SUMUTPOST – Prediksi Arab Saudi U23 vs Qatar U23 dalam laga Asian Games, Dalam beberapa tahun terakhir, Qatar telah berinvestasi besar-besaran dalam sepak bola—yang dijuluki “raja olahraga”—termasuk dalam pembinaan pemain muda. Meskipun mereka telah meraih kesuksesan di tingkat tim nasional senior (memenangkan Piala Asia dua kali dan baru-baru ini lolos ke Piala Dunia 2026), mereka belum berhasil meraih gelar juara utama di tingkat usia muda.
Sebagai contoh, dalam Piala Asia U-23 AFC, Qatar mencapai babak semifinal pada dua penampilan pertama mereka (2016 dan 2018), namun hanya mampu mencapai perempat final pada tiga turnamen berikutnya. Dua tahun lalu, meskipun menjadi tuan rumah Piala Asia U-23 AFC 2024—yang juga berfungsi sebagai ajang kualifikasi Olimpiade 2024—Qatar tersingkir di babak perempat final, sehingga gagal mewujudkan ambisi lama mereka untuk tampil pertama kalinya di Olimpiade.
Walaupun Piala Asia U-23 AFC tahun ini tidak bertepatan dengan kualifikasi Olimpiade (yang baru akan berlangsung pada tahun 2028, saat Olimpiade digelar di Amerika Serikat), Qatar tetap bertekad untuk meraih kemenangan dan menunjukkan kekuatan program sepak bola mereka yang terus berkembang.
Memang, setelah mencatatkan rekor sempurna di kualifikasi Piala Asia U-23 pada bulan September 2025, skuad asuhan pelatih Ilídio Vale telah melakoni hampir sepuluh pertandingan persahabatan (atau laga serupa). Mereka meraih hasil yang cukup positif, di mana kekalahan atau kegagalan yang terjadi umumnya dialami saat menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.
Sebaliknya, sepak bola UEA saat ini dianggap hanya berada di papan tengah tingkat benua, dan kesenjangan performa antara mereka dan Qatar kian melebar. Dalam dua penampilan terakhir mereka di Piala Asia U-23 AFC, UEA gagal lolos dari fase grup dan menelan kekalahan dalam lima dari enam pertandingan yang dijalani.
Akibatnya, tim U-23 UEA tidak terlalu diunggulkan menjelang turnamen tahun ini. Persiapan mereka untuk Piala Asia U-23 AFC 2026 dinilai kurang memadai; yang patut dicatat, mereka kalah dalam setiap pertandingan melawan lawan-lawan yang diprediksi akan menyulitkan mereka—yang sebagian besar berasal dari kawasan Asia Barat sendiri, seperti Irak, Arab Saudi, dan Yordania.
Satu-satunya modal kepercayaan diri bagi tim U-23 UEA mungkin terletak pada rekor pertemuan mereka, di mana mereka berhasil melewati tujuh pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan saat menghadapi tim U-23 Qatar. Namun, dalam sepak bola usia muda, statistik semacam itu memiliki relevansi yang terbatas karena faktor waktu dan batasan usia (mengingat skuad U-23 dari dua tahun lalu sangat berbeda dengan skuad saat ini). Dengan mempertimbangkan segala aspek, Qatar U-23 tetap menjadi pilihan yang lebih dapat diandalkan untuk pertandingan ini. (*)








