IKLAN
MEDAN  

Korwil PMPHI Sumut, Gandi Parapat: Tidak Ada Kapasitas Connie Menggertak

Gandi Parapat saat mengikuti Syukuran Marga Parapat se Indonesia di Medan. (Dok.pribadi for Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat menyebut tak ada hak dan kapaditas Connie Rahakundini menggertak siapapun di Indonesia dan menilainya sebagai hal yang lucu.

Hal tersebut dikemukakan Gandi Parapat saat ditanya bagaimana PMPHI membaca berita “Connie Kembali Gertak, Kini Sebut Dokumen Skandal Petinggi Negara Bertambah, Tapi Belum Juga Dibuka” ?. Dan Dokumen dari Hasto disimpan Notaris di Rusia ?.

BACA JUGA..  Halal Bihalal DPD Gerindra Sumut Meriah, Dihadiri Gubernur Bobby Nasution, Anggoda DPRD se Sumut dan Ribuan Kader

“Kami menilai atau mengamati berita-berita terkait NKRI akhir-akhir ini semakin banyak kekhawatiran kami. Jadi masalah Connie yang disebut kembali gertak, menurut kami hal yang lucu”, sebut Gandi Parapat, disela-sela Syukuran Marga Parapat se Indonesia, Minggu (27/4/2025) di Medan.

Gandi mempertanyakan apa sosok Connie itu tipe penggertak dan siapa Connie sehingga menggertak.

Namun Gandi Parapat menduga adanya berita “gertak” dan belum dibuka, dimungkinkan keinginan agar terbuka secara luas sehingga seluruh masyarakat tahu menilai.

BACA JUGA..  Wisuda Angkatan XXXIII: Sarjana STIK-P Pantang Cepat Puas Diri

“Namun bagi kami apa yang disampaikan Connie menjadi bahan PMPHI. Info yang disampaikan semua orang ataupun lembaga termasuk Connie mahal bagi kami. Setiap info yang kami anggap penting selalu kami telusuri”, ujarnya.

Ditambahkan jikalau ada yang menilai Connie itu anti kepada seseorang atau pemerintah, itu tidak masalah, karena hak menilai. Namun PMPHI menilai Connie itu cinta NKRI.

Karena terkdang kalau kita tidak senang kepada seseorang, bisa penilaian kita semua yang dilakukan atau dikerjakan seseorang itu salah semua.

BACA JUGA..  Anak Buah HNK Kembali Ganggu Mahasiswa UDA Yang Akan Seminar Hasil

“Jadi masalah dokumen dari Hasto disimpan dan di Notariskan di Rusia, itu mungkin untuk menjamin keutuhan. Namun masyarakat ingin tau isi dokumen itu. Jadi kemungkinan besar jauh lebih banyak yang diketahui Connie tentang negara atau pejabat, sehingga kita membutuhkannya, bukan menuduh dia menggertak, karena kapasitas Connie menggertak tidak ada”, tutup Gandi Parapat. (msp)