IKLAN IKLAN

Hari Pertama TKA di SMAN 2 Medan Berjalan Lancar, 100% Murid Ikut Serta

Suasana diruangan saat anak kelas XII mengikuti TKA hari pertama di SMAN 2 Medan. (Humas Smandu for Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Hari pertama dilaksanakannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMAN 2 (Smandu) Kota Medan berjalan lancar, Senin 3 November 2025. 100 persen kelas XII ikut sebegai peserta.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMAN 2 Medan, Drs. Marsito kepada media Sumutpost.id di lingkungan sekolah, usai pelaksanaan TKA hari pertama selesai digelar.

Disebutkan Drs. Marsito, seluruh siswanya mengikuti TKA. Sejumlah 425 murid kelas 12 mengikuti TKA dalam 2 sesi dan 2 gelombang.

“Siswa kami yang mengikuti kegiatan TKA ini berjumlah 425, kemudian kita menggunakan itu 2 sesi dan 2 gelombang. Berarti 4 hari kita laksanakan di sini,” tuturnya kepada wartawan.

Drs. Marsito menyatakan memastikan perangkat yang digunakan murid siap dan berjalan lancar baik internet, komputer, serta listrik. Pihaknya juga sudah bersurat kepada pihak terkait agar tidak ada kendala berarti.

“Bahwa dalam keadaan kondisi kegiatan TKA ini, ya bahwa internet kita sudah bersurat dan aman. Begitu juga untuk yang listriknya, ya, sehingga selama 4 hari ini, ya mudah-mudahan semuanya berjalan dengan aman, lancar, kira-kira begitu,” paparnya.

BACA JUGA..  SMANDU Medan Gelar MPLS, Sambut Siswa Baru dengan Semangat Kebersamaan dan Inklusi

Lebih lanjut Kepala sekolah menjelaskan, bahwa seluruh anak sudah hadir di sekolah 30 menit sebelum ujian berlangsung dan 10 menit sebelum dimulai, pihaknya memberikan pengarahan kepada anak-anak peserta.

“Semuanya lancar. Dan, 100 persen anak-anak dapat menyelesaikan TKA nya dapat submit,” ujar Marsito.

Ketika ditanya apakah anak didik peserta mengetahui manfaat ikut TKA, Drs. Marsito dengan yakin mengatakan bahwa anak-anak didiknya sudah tahu akan manfaat TKA.

“Sudah, mereka sudah tau manfaat TKA ini. Karena jauh hari sebelumnya, kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada orangtua melalui kegiatan parenting. Selain itu, kita juga melakukan pendampingan memilih mata pelajaran dan menjelaskan fungsi TKA itu apa, sehingga mereka (anak-anak) memutuskan untuk ikut semuanya. Jadi mereka semangat dan antusias mengikutinya. Memang ada sekidit kecemasan di mereka yaitu tentang hasil akhirnya,” ujarnya sembari menambahkan bahwa TKA ini tidak ada istilah ulang. Tapi kalau ada anak yang berhalangan misal karena sakit atau lainnya, mereka bisa tetap mengikuti TKA di hari berikutnya.

BACA JUGA..  Pemkab Deliserdang Dukung Program Pendidikan Murah dan Berkualitas
Suasana diruangan saat anak kelas XII mengikuti TKA hari pertama di SMAN 2 Medan. (Humas Smandu for Sumutpost.id)

Hal yang sama disampaikan Wakil Kepala Sekolah bidang Akademik, Ibu Nurhalijah. Disebutkan, pihaknya bersyukur karena pelaksanaan TKA di hari pertama berjalan lancar.

“Alhamdulilah, TKA perdana berjalan lancar sesuai yang kita inginkan. Seluruh siswa peserta sangat antusias mengikutinya dengan tidak ada satupun dari mereka yang terlambat,” ujar Ibu Nurhalijah.

Antusias itu juga karena mereka sudah tau kegunaan mengikuti TKA ini. “Berkat sosialisasi yang kita lakukan, anak-anak semua sangat faham kegunaan TKA ini. Mereka sadar hasil TKA ini akan sangat bermanfaat nantinya seperti saat mereka mau kuliah maupun kedinasan. Sehingga mereka sudah mempersiapkan diri dari sebelumnya,”.

Ibu Nurhalijah juga menambahkan, kesiapan anak-anak juga semakin matang karena pihak sekolah sejak beberapa bulan sebelumnya juga menambah bimbingan tes.

BACA JUGA..  Siswa SMAN 2 Medan yang Sudah Mendaftar Peserta SNBP Undur Diri Pilih Sekolah Kedinasan

“Kita juga jauh sebelumnya sudah menyediakan bimbingan tes bagi anak-anak. Bimbingan tes itu untuk mempersiapkan anak-anak kami mengikuti TKA dan SMBP nanti,” ujar Ibu Nurhalijah.

Masih Ibu Nurhalijah, katanya, ada satu anak yang tidak dapat mengikuti TKA di hari pertama. Katanya anak tersebut mengalami kecelakaan lalulintas. Dan pihaknya sudah melaporkan hal itu ke pihak Dinas Pendidikan Sumut.

“Anak kami itu mengalami kecelakaan Jumat malam Sabtu dan sekarang dirawat di Rumah Sakit Mitra Sejati. Kemudian kami sudah meminta surat keterangan dari pihak rumah sakit, bahwa anak kami itu sedang dirawat disana. Kami juga sudah melaporkan ke Dinas bahwa satu anak kami tidak dapat mengikuti TKA karena kecelakaan. Mudah-mudahan, dinas sudah merencanakan anak tersebut nanti bisa mengikuti ujian (TKA) di hari berikutnya,” Ibu Nurhalijah menjelaskan. (msp)