IKLAN

Dinihari Tadi Puluhan Geng Motor Bentrok di Jalan Kualanamu, 1 Remaja Berseragam SMA Tewas Ditempat

Jenazah korban disebut bernama Gilang, saat berada di ruang mayat. (Ist/HO/Sumutpost.id)

DELISERDANG, Sumutpost.id – Puluhan anggota geng motor dari dua kelompok bentrok di Jalan Arteri Bandara Kuala Namu, dinihari Rabu 18 Desember 2024. 1 remaja pria berseragam SMA ditemukan tewas di lokasi.

Tawuran yang membuat lokasi mencekam tepatnya terjadi di Jalan Pasar 3, Desa Dalu Sepuluh A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Korban diduga merupakan salah satu anggota kelompok anak geng motor (Gemot).

BACA JUGA..  Jaringan Advokat Nusantara Dampingi 13 Anak Korban Asusila di Polres Tanah Karo

Korban disebut bernama Gilang warga Jalan Pimpinan, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang dan saat ini jenazah korban sudah dibawa Polisi ke RS Bhayangkara Medan guna otopsi.

”Masih anak SMA, katanya namanya Gilang orang Bintang Meriah Batang kuis. Sudah dibawa ke Rumah Sakit sama polisi,” ungkap warga.

Warga sekitar kejadian mengatakan, bahwa Rabu dini hari puluhan gerombolan anak geng motor bentrok setelah melakukan konvoi di Jalan Arteri Bandara Kualanamu dari arah Kecamatan Batang Kuis dengan kelompok anak geng motor yang biasa ngumpul di depan Perumahan Citra Land pasar 3, Desa Dalu Sepuluh A.

BACA JUGA..  8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK

Usai bentrok itu, warga menemukan salah satunya terkapar dengan sejumlah luka di kepala, hingga warga menghubungi pihak Kepolisian dan selanjutnya korban dievakuasi.

Menurut keluarga korban, saat ini jenazah korban sudah tiba dirumah duka dan segera akan dimakamkan. Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Deliserdang, Kompol Risqi Akbar saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dan saat ini proses penyidikan sedang dilakukan.

BACA JUGA..  Lamban Ungkap Kematian Ripin, Polda Sumut Periksa Penyidik Polres Deliserdang

”Iya benar, kejadian dini hari tadi. Saat ini kita masih melakukan penyidikan kasus ini,” pungkas Kompol Risqi. (msp)