IKLAN

Masinton Blusukan ke Pasar Pandan, Pedagang Keluhkan Kondisi Pasar Pandan Seperti Onan Buka 2 Kali Seminggu

Masinton Pasaribu-Mahmud Efendi Lubis blusukan ke Pasar Pandan. (Ist/Sumutpost.id)

TAPTENG, Sumutpost.id – Pedagang di Pasar Tradisional Pandan mengeluh kepada paslon nomor urut 2, Masinton Pasaribu-Mahmud Efendi Lubis (MAMA), karena pasar tersebut belum berfungsi seutuhnya.

“Pasar ini sudah lama dibangun. Tapi fungsinya hanya sebagai onan (pekan) yang buka dua kali seminggu,” keluh beberapa pedagang kepada Masinton dan Mahmud yang datang blusukan ke pasar tersebut, Sabtu 16 November 2024.

Kedatangan Masinton dan Mahmud disambut antusias warga dan pedagang. Tak sekadar bertegur sapa, Masinton dan Mahmud juga membeli beberapa jenis dagangan.

BACA JUGA..  Pilkada Tapteng, Sarma Hutajulu: MAMA Kuat Bersama Rakyat Wujudkan Perubahan

Menurut pedagang, pasar tersebut hanya dibuka pada Selasa dan Sabtu. Pengunjungnya pun tak pernah ramai. Pedagang sering rugi karena minimnya minat warga belanja ke pasar.

“Pembeli yang datang ke sini hanya dari beberapa komplek perumahan yang ada di sepanjang jalan baru ini saja,” kata pedagang.

Para pedagang berharap, bila Masinton-Mahmud terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, pasar tradisional di Jalan Feisal Tanjung, Kecamatan Pandan tersebut difungsikan sebagai pusat perdagangan.

BACA JUGA..  BI Bersama Pemkab Tapteng Tanam Perdana Padi Unggul Gamagora, Bupati Masinton : Ekonomi Rakyat Bertumpu Pada Sektor Pertanian & Perikanan

“Sudah 8 tahun kami jualan di pasar ini. Tapi hanya dua kali seminggu. Banyak kios, tapi tak ada satu pun yang buka, karena tak ada pembelinya,” kata pedagang lainnya.

Demikian pula balerong yang ada di belakang komplek pasar, tidak pernah digunakan. Pedagang mendirikan sendiri lapak dagangannya di bagian depan, agar pembeli tidak perlu masuk ke dalam.

Usai menyerap aspirasi pedagang di Pasar Tradisional Pandan, Masinton dan Mahmud lanjut mengunjungi Pasar Onan di Jalan Tugu Ikan Sibuluan.

BACA JUGA..  KPU Tanjungbalai Siapkan 131.647 Ribu Surat Suara untuk Pilkada 2024

Dari hasil blusukan tersebut, Masinton dan Mahmud menerima informasi, bahwa pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional Pandan, dulunya adalah pedagang yang berjualan di Pasar Tugu Ikan.

“Lewat blusukan ini, kami menampung aspirasi pedagang. Ternyata banyak keluhan yang disampaikan, terutama soal kondisi pasar dan perlunya penataan secara konfrehensif,” kata Masinton.

Masinton didampingi Mahmud menjelaskan, solusi untuk mengatasi keluhan pedagang tersebut sudah mereka siapkan, dan itu termasuk dalam program dan visi misi. (msp)