IKLAN

Lapas Cipinang Prioritaskan Kesehatan WBP Melalui Skrining Penyakit dan Penyuluhan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemenuhan layanan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan mengadakan kegiatan penyuluhan dan skrining penyakit menular pada Rabu (25/09/24). (Dok.Lapas for Sumutpost.id)

JAKARTA, Sumutpost.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemenuhan layanan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan mengadakan kegiatan penyuluhan dan skrining penyakit menular pada Rabu (25/09/24). Kegiatan ini melibatkan 180 warga binaan dan diawasi langsung oleh Tim Kesehatan serta pengamanan lapas.

Kepala Lapas Cipinang, E.P. Prayer Manik, menegaskan pentingnya kesehatan bagi warga binaan. “Kami berupaya memastikan mereka menerima layanan kesehatan yang optimal, demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat,” ujarnya.

BACA JUGA..  Asistensi Kehumasan, Langkah Lapas Cipinang Menuju Komunikasi Publik yang Berkualitas

Dalam kegiatan ini, dilakukan penyuluhan tentang penyakit menular seperti TB, HIV, dan Hepatitis C, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Skrining juga berhasil mendeteksi satu kasus reaktif Hepatitis C, yang akan segera ditindaklanjuti oleh tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

drg. Rahmi salah satu dokter dari Tim medis yang bertugas menambahkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan untuk meminimalkan penyebaran penyakit menular di dalam lapas. “Dengan skrining berkala, kami dapat mencegah penyebaran penyakit dan memberikan perawatan dini,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Demi Menciptakan Narapidana Menjadi Manusia Mandiri, Lapas Cipinang Adakan Kelas Membatik

Warga binaan yang berpartisipasi merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Kami merasa lebih aman dan diperhatikan. Ini memberi kami rasa percaya diri untuk menjaga kesehatan,” ujar Budi salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Manik berharap kegiatan tersebut akan semakin optimal, terutama dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran penyakit menular, tidak hanya dalam meningkatkan kesehatan warga binaan, tetapi juga dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.(msp)

BACA JUGA..  Kemenkumham RI Kembali Raih Opini WTP ke 15 dari BPK RI