IKLAN

MEDAN  

PMPHI Sumut Pertanyakan Kebijakan Kapolri Ganti 19 Kapolda, Termasuk Kapoldasu

MEDAN, Sumutpost.id – Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara mempertanyakan kebijakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru dilantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Bagaimana tidak, Kapolri yang baru dua hari dilantik, langsung mengganti 19 Kapolda.

“Sungguh menimbulkan pertanyaan, Kapolri baru dua hari langsung mengganti 19 Kapolda. Apakah itu titipan Kapolri lama. Sejak kapan Kapolri tahu kinerja dan karakter 19 Kapolda dan penggantinya,” tegas Koordinator Wilayah (Korwil) PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat di Medan, Minggu (04/10/2026) menyikapi kebijakan Kapolri baru yang sudah melanyik 29 Kapolda.

Menurut Gandi, pihaknya selaku masyarakat Sumut menyambut baik Kapoldasu yang baru Irjen Pol Sonny Irawan dan mengucapkan selamat atas pengabdian Irjen Pol Whisnu Hermawan Kapoldadu meninggalkan Sumut dan bertugas di tempat yang baru.

Disebutkan, dalam hal pergantian 19 Kapolda itu, tentu masyarakat yang punya hubungan baik dengan Kapolda pasti merasa kehilangan.

“Masalah pergantian aparat negara itu harus, namun pergantian 19 Kapolda oleh Kapolri menjadi pertanyaan bagi kami. Sejak munculnya nama Jendral Pol Suyudi Ario Seto dan akan diuji Komisi III DPR RI, kami sudah mengetahui dan sangat mendukung diberi kepercayaan menjadi Kapolri,” ujar Gandi Parapat.

Gandi menyebutkan, pergantian 19 Kapolda tersebut yang bisa seperti sambaran petir. Semoga suatu terobosan untuk kebaikan masyarakat juga bagi Polri.

“Mari seluruh lapisan masyarakat mendukung Kapolri dengan memberi masukan-masukan keberadaan masyarakat, karena Polri harus bersama masyarakat,” ajak Gandi Parapat

Kepada lapisan masyarakat Sumut, Gandi juga mengajak agar membantu tugas Kapoldasu Sonny Irawan yang baru. “Harapan kami kepada Kapoldasu yang baru agar lebih dekat atau komunikatif kepada seluruh lapisan masyarakat. Jangan mengecewakan Kapolri, terutama masyarakat Sumatera Utara,” tegas Gandi. (msp)