IKLAN IKLAN
DAERAH  

Optimalisasi Dana Transfer Pusat, Pemko Tanjungbalai Ikuti FGD di Kemendagri

Pemerintah Kota Tanjungbalai ikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian/lembaga pemerintah lainnya. (Ist/Sumutpost.id)

JAKARTA, Sumutpost.id – Guna memberikan pemahaman terkait sinkronisasi data – data yang diperlukan untuk penghitungan Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun 2027, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai ikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian/lembaga pemerintah lainnya.

Kegiatan yang terkait dengan pembahasan dana transfer pusat ke daerah ini digelar secara langsung oleh Pemerintah Kota Tanjungbalai dan dipimpin oleh Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim beserta jajaran dilaksanakan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (29/4/26).

FGD yang dilaksanakan Pemko Tanjungbalai bersama dengan Kemendagri ini juga dihadiri oleh Dirjend Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni, Dirjend Otonomi Daerah (Otda) Cheka Virgowansyah, Dirjend Pencatatan Sipil serta Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan BPS Pusat. Kegiatan ini juga diikuti secara daring melalui zoom meeting oleh seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Tanjungbalai.

BACA JUGA..  Usai Diberitakan, BPJS Kesehatan Kabanjahe Akhirnya Ubah Kebijakan PRB: Obat Diantar ke Puskesmas

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tim Pemerintah Kota Tanjungbalai terkait sinkronisasi data data yang diperlukan untuk penghitungan Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun 2027. Data yang dimaksud, lanjutnya, berupa data jumlah penduduk, data pendidikan termasuk data jumlah siswa, data kemahalan indeks konstruksi, dan data makro lainnya termasuk realisasi dan serapan belanja untuk masing – masing urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

BACA JUGA..  Wabup Lom Lom Suwondo Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka Deliserdang 

Wali Kota juga mengharapkan, agar hasil dari kegiatan ini dapat se segera mungkin di updating dan upgrading Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk direkonsiliasi ke kementerian dan lembaga terkait masing masing dengan melibatkan beberapa perangkat daerah yang ada guna memperkuat dukungan terhadap optimalisasi dana transfer pusat ke daerah nantinya.

Katanya, setelah dilakukannya rekonsiliasi dan sinkronisasi data dari pemerintah daerah ke Kementerian dan lembaga terkait kedepan, alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Tanjungbalai dapat meningkat.

Melalui kegiatan ini, Wali Kota Mahyaruddin mengucapkan terimakasih atas bimbingan dan arahan dari Kemendagri melalui kehadiran bapak Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dirjen Otonomi Daerah dan pihak lainnya sehingga mendorong dan memotivasi Pemko Tanjungbalai melakukan inovasi dan evaluasi guna memperbaiki terhadap hal hal yang selama ini menjadi kelemahan yang ada sehingga diharapkan besaran dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah khususnya ke Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk kedepannya dapat meningkat.

BACA JUGA..  Atasi Masalah di Kawasan Datuk Kabu, Bupati Asri Ludin Tambunan: Pemkab Akan Cari Solusi Bagi Seluruh Pedagang dan Warga

Turut mendampingi Wali Kota Tanjungbalai di Jakarta, Kepala Bapperida Mariani, Kepala Dinas Kominfo Indra Adiguna, Kasatpol PP Pahala Zulfikar Panjaitan, Plt. Kepala Dinas Dukcatpil Heri Antoni, Dinas BPKPD yang diwakili Kepala Bidang Anggaran Donni Ardin, Kepala Bagian Pembangunan Haikal Akmal dan Kepala Bagian Prokopim, Ari Wiyoga. (msp)